JAKARTA — Serangan AS ke Iran dimulai pada Rabu malam waktu AS, saat ledakan dilaporkan terdengar di Qeshm Island, Abadan, dan Bushehr di Iran barat daya. US Central Command atau CENTCOM menyebut operasi itu sebagai respons kuat atas dugaan serangan Iran terhadap pasukan Amerika di Timur Tengah.
Dampaknya langsung terasa di kawasan yang sudah rapuh. Ketegangan yang sempat mereda tipis kembali naik, sementara jalur energi dan pengiriman barang di sekitar Selat Hormuz ikut berada di bawah bayang-bayang risiko yang lebih besar.
Ledakan di Qeshm dekat Selat Hormuz
Menurut kantor berita semi-resmi Tasnim, tiga ledakan terdengar di Qeshm Island, wilayah yang berada dekat Selat Hormuz. Tasnim juga menyebut sebuah area permukiman di pulau itu terkena serangan.
Di bagian lain Iran, laporan serupa muncul dari Abadan dan Bushehr. Kantor berita Mehr mengutip wakil gubernur provinsi Hormozgan, Ahmad Nafisi, yang mengatakan bahwa “At 04:00 am (0030 GMT) a point near Qeshm was attacked by the American enemy military,”. Fars juga melaporkan serangan di sekitar Abadan dengan mengutip pejabat setempat.
Belum ada rincian lengkap soal kerusakan. Tapi lokasi-lokasi yang disebut berada di area yang sensitif, terutama Qeshm yang berdekatan dengan jalur pelayaran strategis di Teluk.
CENTCOM sebut serangan sebagai respons kuat
CENTCOM mengumumkan bahwa pasukan AS mulai melancarkan serangan terhadap Iran pada pukul 8 p.m. ET atau 0000 GMT. Dalam unggahan di X, militer AS menyebut serangan itu sebagai “a powerful response to yesterday’s attempted Iranian attacks on US forces based in the Middle East”.
Presiden AS Donald Trump juga sebelumnya sudah memberi peringatan. Ia mengatakan Washington akan menghantam Iran dengan keras sebagai balasan atas serangan Iran terhadap pasukan AS di Yordania.
Dalam keterangan kepada wartawan di Oval Office pada Rabu, Trump berkata, “They’ve already apologized, but, you know, we got to smack them a little bit,” dan menambahkan, “It’s our turn, and we’ll see if we get there with an agreement at some point. But we’re going to hit them very hard,”.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.