SERANG — Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten untuk memperluas peran strategisnya sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Fokus utama diarahkan pada pembinaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar sektor riil di wilayah tersebut semakin berdaya saing.
Andra menekankan bahwa kehadiran Bank Banten bukan sekadar instrumen birokrasi, melainkan aset milik seluruh lapisan masyarakat yang harus memberikan dampak nyata. Ia menginginkan jangkauan layanan perbankan tersebut semakin luas dan dekat dengan masyarakat di berbagai pelosok daerah.
Sinergi Penguatan Likuiditas dan Layanan
Pemerintah Provinsi Banten mengambil langkah konkret untuk mendukung penguatan kelembagaan bank daerah ini. Salah satu strategi yang dijalankan adalah penempatan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) pada Bank Banten. Keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmen menjaga likuiditas serta memantapkan posisi bank dalam tata kelola keuangan daerah.
Selain dukungan likuiditas, pemprov juga mewajibkan optimalisasi layanan perbankan dalam setiap transaksi pemerintahan. Langkah ini diharapkan mampu memacu efisiensi sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi yang berpusat pada bank tersebut. Kredit produktif bagi UMKM menjadi sasaran utama dalam skema sinergi ini, agar para pelaku usaha lokal mendapatkan akses permodalan yang lebih aksesibel.
Dampak langsung bagi pelaku usaha di Banten terlihat dari dorongan kebijakan yang mewajibkan kolaborasi lintas instansi. Dengan memfasilitasi penyaluran kredit produktif secara sistematis, para pelaku UMKM diharapkan memiliki akses yang lebih stabil terhadap modal kerja, yang nantinya akan memicu pertumbuhan sektor riil secara lebih konsisten.
Dorongan Kolaborasi ke Pemerintah Daerah
Gubernur Andra secara khusus meminta keterlibatan pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Banten untuk ikut mengoptimalkan peran Bank Banten. Ia menargetkan bank kebanggaan daerah ini menjadi bagian tak terpisahkan dalam tata kelola keuangan serta pembangunan di level daerah.
Melalui sinkronisasi kebijakan antara provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, Bank Banten diproyeksikan mampu menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Banten untuk memastikan Bank Banten tetap relevan dan memiliki fondasi yang kuat.
Fokus ke depan kini tertuju pada efektivitas penyaluran kredit kepada sektor-sektor yang memiliki kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja di tingkat akar rumput. Seluruh program pembinaan yang kini digulirkan menjadi pertaruhan penting bagi keberlanjutan ekonomi daerah di masa depan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.