Senin, 3 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Ledakan Bom di Restoran Moskow Tewaskan 3 Orang, 21 Luka

Lokasi ledakan di restoran Balzi Rossi Moskow dengan petugas penegak hukum bersenjata melakukan penyelidikan
Petugas penegak hukum bersenjata berat mengamankan lokasi ledakan di restoran Balzi Rossi di pusat Moskow, Sabtu malam. (Ilustrasi: AI)

Suasana tenang malam minggu di kawasan elit Kudrinkskaya Square, Moskow, mendadak pecah oleh dentuman keras. Sebuah ledakan dahsyat menghantam restoran Italia mewah, Balzi Rossi, tepat pada pukul 19.55 waktu setempat, Sabtu malam. Insiden berdarah ini merenggut tiga nyawa dan meninggalkan luka fisik bagi 21 orang lainnya.

Lokasi restoran berada di salah satu gedung pencakar langit bergaya Stalin yang menjadi ikon kota tersebut. Saat kejadian, area sekitar mendadak diselimuti asap pekat dan kepanikan hebat. Sirine ambulans segera memecah keheningan pusat kota, bersahutan dengan deru kendaraan aparat yang meluncur cepat menuju tempat kejadian.

Kronologi dan Upaya Penjegalan

Komite Anti-Terorisme Rusia memaparkan temuan awal yang cukup mengejutkan. Seorang wanita tak dikenal mencoba memaksa masuk ke dalam restoran. Aksi tersebut terhenti ketika petugas keamanan di pintu masuk mencurigai gerak-geriknya. Teguran keras dari pihak keamanan justru berujung pada ledakan bom rakitan yang dibawa pelaku.

Ledakan itu seketika merenggut nyawa si pelaku, sang petugas keamanan yang sempat mencegatnya, serta satu orang pengunjung malang yang berada di radius ledakan. Sampai saat ini, otoritas berwenang belum merilis nama-nama korban secara resmi. Mereka masih bekerja keras melakukan identifikasi dan menyisir sisa-sisa material bom untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kepolisian setempat menyebut para korban luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Tingkat keparahan cedera yang dialami para pengunjung bervariasi, mulai dari luka gores akibat serpihan kaca hingga trauma benturan hebat. Tim medis bekerja ekstra keras untuk menstabilkan kondisi mereka di instalasi gawat darurat.

Motif yang Masih Gelap

Laporan harian Kommersant sempat menyinggung bahwa konstruksi bom tersebut dirancang secara spesifik untuk menimbulkan daya rusak maksimal. Target utamanya disinyalir adalah para tamu yang sedang menghabiskan malam di area teras restoran. Padahal, situs resmi restoran telah mengumumkan bahwa tempat itu seharusnya ditutup untuk umum karena ada pesanan acara pribadi.

Teori awal sempat beredar di media televisi nasional yang menyebut ledakan berasal dari kebocoran tabung gas. Namun, spekulasi itu segera terbantahkan setelah tim investigasi menemukan bukti-bukti artefak bom buatan tangan di lapangan. Kini, opsi sabotase atau serangan terencana menjadi fokus utama penyidik di lapangan.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda