JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) di bawah Kementerian Keuangan kembali membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa yang tertarik meniti karier sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Program ini menjadi magnet karena menawarkan kuliah gratis dengan jaminan langsung menjadi CPNS setelah lulus.
Pendaftaran PKN STAN 2026 dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 30 Agustus 2026. Calon peserta wajib mendaftar secara online melalui portal resmi SSCASN BKN, yaitu sscasn.bkn.go.id. Kesempatan emas ini mensyaratkan beberapa kriteria ketat yang harus dipenuhi pendaftar.
Kriteria Umum Pendaftar PKN STAN
Untuk bisa melamar ke PKN STAN, calon mahasiswa harus memenuhi serangkaian persyaratan umum. Ini termasuk status kewarganegaraan, riwayat pendidikan, serta batasan usia yang ditetapkan secara spesifik.
Pendaftar harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Mereka wajib merupakan lulusan SMA/MA/SMK atau sederajat dari tahun 2023, 2024, 2025, atau 2026. Lulusan Paket C juga diperkenankan mendaftar. Batasan usia pendaftar adalah minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun per 1 September 2026.
Selain itu, calon mahasiswa tidak boleh sedang atau pernah menikah, dan harus bersedia untuk tidak menikah selama masa pendidikan. Syarat penting lainnya adalah tidak pernah dipidana penjara dan memiliki kondisi jasmani serta rohani yang sehat, termasuk tidak buta warna. Pendaftar juga harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia setelah lulus.
Syarat Akademik dan Nilai Minimal
Aspek akademik menjadi salah satu penentu utama. PKN STAN menetapkan standar nilai minimal yang harus dicapai calon mahasiswa, baik dari ijazah maupun rapor.
Pendaftar wajib memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 70.00 untuk skala 100, atau 3.00 untuk skala 4. Khusus bagi lulusan tahun 2026, nilai yang digunakan adalah rata-rata rapor semester 1 hingga 5, dengan rata-rata minimal 70.00. Semua jurusan, baik IPA, IPS, maupun Bahasa, diperkenankan untuk mendaftar ke PKN STAN, membuka peluang bagi lebih banyak lulusan sekolah menengah.
Persyaratan Fisik Pendaftar
PKN STAN juga memiliki kriteria fisik yang harus dipenuhi oleh setiap calon mahasiswa. Ini memastikan bahwa pendaftar memiliki kondisi fisik yang memadai untuk mengikuti pendidikan dan tugas-tugas di masa depan.
Tinggi badan minimal yang ditetapkan adalah 160 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk perempuan. Selain itu, berat badan harus proporsional sesuai dengan tinggi badan. Calon mahasiswa laki-laki juga tidak diperbolehkan memiliki tato atau tindik.
Dokumen Penting untuk Diunggah di SSCASN
Proses pendaftaran menuntut kelengkapan dokumen yang harus diunggah secara digital melalui portal SSCASN. Kesalahan dalam pengunggahan dokumen dapat menggagalkan proses seleksi.
Dokumen-dokumen yang wajib diunggah meliputi Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) yang telah dilegalisir, serta pas foto ukuran 4×6 dengan latar belakang merah. Pendaftar juga harus menyertakan Surat Pernyataan bermaterai Rp10.000 dengan format yang disediakan oleh PKN STAN.
Tahapan Seleksi Menuju PKN STAN
Seleksi masuk PKN STAN adalah proses bertahap yang menguji berbagai aspek kemampuan dan kelayakan calon mahasiswa.
Tahap awal adalah seleksi administrasi, di mana kelengkapan dan keabsahan dokumen diverifikasi. Setelah itu, peserta akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN, dengan passing grade yang diatur sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB). Tahap selanjutnya adalah seleksi lanjutan yang mencakup tes kesehatan, psikotes, dan tes wawancara. Akhirnya, pengumuman kelulusan akhir akan menjadi penentu siapa saja yang berhasil menjadi bagian dari PKN STAN.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.