“Kami belum mengetahui perkara yang sedang diperiksa maupun status hukum pihak-pihak yang terlibat,” ujar Dian saat memberikan pernyataan kepada awak media. Ketiadaan informasi detail ini memaksa pihak universitas untuk tetap fokus pada fungsi utama mereka sebagai institusi pendidikan.
Meski dalam posisi minim informasi, sikap Unsoed cukup tegas. Mereka memilih untuk tidak melawan atau mengeluarkan pembelaan yang prematur. Universitas menyatakan berkomitmen penuh untuk bersikap kooperatif dengan KPK. Mereka menghargai setiap langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh lembaga anti-korupsi tersebut.
Penghormatan terhadap proses hukum menjadi sikap resmi yang dipegang teguh oleh civitas academica. Bagi Unsoed, membiarkan KPK menjalankan tugasnya secara profesional adalah pilihan terbaik saat ini. Mereka tidak akan mengintervensi penyelidikan yang sedang berlangsung, sembari terus memantau apakah ada implikasi lanjutan yang perlu direspons oleh pihak universitas dalam beberapa hari ke depan.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman mengenai langkah hukum yang akan diambil oleh pihak keluarga atau kuasa hukum Akhmad Sodiq.
Seluruh mata publik kini tertuju pada gedung Merah Putih di Jakarta, menunggu pengumuman resmi KPK mengenai detail dugaan suap atau korupsi dalam penerimaan mahasiswa baru tersebut.
Sementara di Purwokerto, perkuliahan terus berjalan, seolah ingin menunjukkan bahwa institusi jauh lebih besar daripada sekadar kursi jabatan seorang individu.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.