Kamis, 17 September 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Penampakan Kali di Babelan Tertutup Sampah, Warga Kerja Bakti 5 Kali Seminggu

Tumpukan sampah padat menutup aliran Kali Irigasi Kebalen di Babelan, Bekasi, dekat PDAM Babelan
Sampah rumah tangga dan bangkai hewan menumpuk di aliran Kali Irigasi Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, menyebabkan aliran air terhambat dan bau menyebar ratusan meter. (Ilustrasi: AI)

BEKASI — Tumpukan sampah memenuhi aliran Kali Irigasi Kebalen di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sampah terlihat menumpuk di sebelah PDAM Babelan, menciptakan masalah serius bagi warga sekitar yang terpaksa turun tangan sendiri membersihkannya agar air kembali mengalir.

Syukron (30), salah satu warga, mengatakan tim sukarela dari kampung melakukan kerja bakti hingga lima kali dalam seminggu hanya untuk mengangkat sampah dari kali. “Kita lima kali kerja bakti dalam 1 minggu ngangkutin sampah,” ujarnya saat ditemui Rabu (16/9).

Sampah yang berhasil diangkat kemudian dibiarkan mengering sebelum dibakar secara perlahan. Upaya manual ini dilakukan setelah warga beberapa kali melaporkan masalah ke pihak lingkungan setempat, tapi tanpa hasil. “Warga-warga sini udah ngomong ke sono, tanggapannya nihil,” ungkap Syukron dengan nada frustasi.

Banjir Rumah, Bau Menyebar Puluhan Meter

Dampak nyata sudah dirasakan warga. Dua minggu sebelum berita ini ditulis, air meluap dan masuk ke rumah-rumah sekitar—padahal saat itu bukan musim hujan. Syukron menjelaskan, sampah yang menumpuk menutup aliran, sehingga air mencari jalan masuk ke permukiman. “Karena waktu itu sampah ngumpul kayak gitu, air enggak ada jalan, ya udah. Akhirnya dia nyari jalan ke atas,” katanya.

Selain banjir, bau dari tumpukan sampah menjadi masalah lain. Sukri (41), warga lain, mengaku bau tersebut bisa tercium hingga 50–100 meter jauhnya. “Kadang bisa sampai ya bisa 50 sampai 100 meter,” tuturnya.

Bukan hanya sampah rumah tangga yang menumpuk. Sukri juga melihat bangkai hewan di lokasi yang sama. Menurut Sukri, tumpukan sampah mulai membludak sekitar satu minggu terakhir setelah sebelumnya air masih mengalir normal.

Penghalang Besi Memicu Penumpukan Sampah

Sukri mengungkap penyebab penumpukan di lokasi spesifik itu: sebuah penghalang besi yang dipasang di salah satu jembatan untuk mencegah luapan air ke wilayah lain. Akibatnya, sampah tertahan dan menumpuk di bagian kali dekat lokasi saat ini. “Jadi karena di jembatan dihalang sama besi penghalang, jadi numpuknya di sini sekarang,” jelasnya.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda