Selasa, 22 September 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Api Padam, Ini Dugaan Sebab Kebakaran Tank Container di Pelabuhan Priok

Api berkobar di ISO tank container di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan asap tebal membubung tinggi saat operasi
Operasi pemadaman kebakaran tank container di New Priok Container Terminal One (NPCT1), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, berhasil diselesaikan pada Senin (21/9/2026) pukul 18.56 WIB. (. (Ilustrasi: AI)

Asap hitam pekat sempat membubung tinggi di atas kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin sore (21/9/2026). Insiden kebakaran hebat menghantam salah satu tank container di New Priok Container Terminal One (NPCT1), memicu kepanikan di area logistik yang sibuk tersebut. Api baru berhasil dijinakkan sepenuhnya oleh petugas pemadam kebakaran pada pukul 18.56 WIB.

Kepanikan bermula tepat pukul 15.44 WIB. Seorang pekerja di lapangan melihat lidah api mulai menjilat dari sebuah peti kemas yang diketahui menyimpan minyak mentah. Situasi di lokasi saat itu tergolong ekstrem. Hembusan angin kencang langsung menyambar api, membuatnya membesar dalam hitungan detik sebelum akhirnya merembet ke unit ISO tank container di dekatnya.

Command Center Gulkarmat Jakarta mencatat laporan masuk sesaat setelah api terlihat. Tanpa membuang waktu, 14 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menuju lokasi kejadian. Sebanyak 70 personel terjun langsung ke titik api. Petugas tiba di lokasi hanya berselang sembilan menit dari laporan awal dan langsung memulai upaya pemadaman pada pukul 15.55 WIB.

Angin Kencang Memperparah Situasi

Kondisi cuaca menjadi musuh utama para petugas di lapangan. Selain suhu udara yang terik di kawasan pelabuhan, angin kencang membuat api sangat sulit dikendalikan pada tahap awal. Api yang semula hanya bersumber dari satu titik, dengan cepat melompat ke unit ISO tank lainnya.

Beruntung, manuver cepat petugas mampu melokalisasi kobaran api pada pukul 16.35 WIB, sehingga potensi ledakan yang lebih besar dapat diredam.

Setelah api utama padam, petugas tidak langsung pergi. Mereka melanjutkan fase pendinginan mulai pukul 16.41 WIB. Proses ini krusial untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi yang bisa memicu kebakaran susulan di area penyimpanan bahan kimia atau minyak tersebut. Selama kurang lebih satu jam, tim memastikan suhu di sekitar tank container benar-benar turun ke level aman.

Corporate Planning Manager NPCT1, Christine Margaretha Manasseh, memastikan bahwa pihaknya kini tengah melakukan investigasi mendalam. Tim internal terminal bekerja keras mengumpulkan data, meninjau rekaman kamera pengawas, dan memeriksa prosedur penyimpanan barang berbahaya tersebut. Mereka berkomitmen untuk menyajikan fakta yang akurat dan tidak menutup-nutupi kronologi kejadian kepada publik.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 22 September 2026: Cara Cek NIK KTP Online