Tanpa Korban, Namun Kerugian Materiil Menggunung
Untungnya, musibah ini tidak memakan korban jiwa. Kios-kios di pasar ini memang murni difungsikan sebagai ruang usaha, bukan tempat tinggal. Petugas Damkar memastikan tidak ada pekerja maupun pengunjung yang terjebak di dalam saat api pertama kali memercik. Sebuah kelegaan di tengah duka mendalam bagi para pemilik toko yang kehilangan modal usaha mereka dalam sekejap.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih menjadi misteri. Tim investigasi dari kepolisian masih bekerja menyisir sisa-sisa bangunan untuk mencari titik awal api. Data resmi mengenai total nilai kerugian juga belum dirilis oleh otoritas terkait. Namun, melihat barang-barang yang terbakar, angka kerugian ditaksir menyentuh angka ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Para pemilik kios kini hanya bisa pasrah menatap bangunan mereka yang sudah berubah menjadi kerangka besi yang rapuh. Bagi mereka, memulihkan operasional bukan sekadar memperbaiki bangunan, melainkan juga harus memutar otak mencari modal untuk pengadaan stok barang kembali. Belum ada kepastian kapan aktivitas jual-beli di area tersebut bisa kembali normal.
Polisi masih memasang garis kuning di sekitar lokasi untuk menjaga sterilitas area investigasi. Warga sekitar pun diminta untuk tidak mendekat karena struktur bangunan yang sudah tidak stabil. Fokus utama saat ini beralih pada upaya pembersihan puing dan kepastian hukum terkait prosedur penggantian kerugian bagi para pedagang yang terdampak.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.