Jeritan minta tolong memecah keheningan malam di kawasan permukiman padat Jalan Teuku Nyak Arif, Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2026). Api merah menyala melalap deretan bangunan, memaksa ratusan warga lari menyelamatkan diri dengan tangan hampa.
Kepanikan memuncak saat kobaran si jago merah melompat dari satu atap ke atap lainnya, melahap area seluas 1.100 meter persegi hanya dalam waktu singkat.
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan menerima laporan darurat pada pukul 20.31 WIB. Respons cepat langsung dilakukan.
Sebanyak 24 unit mobil pemadam dengan kekuatan penuh 128 personel dikerahkan ke lokasi yang berdekatan dengan Stasiun Kebayoran Lama. Unit pertama tiba di titik api tepat pukul 20.39 WIB, lalu langsung berjibaku menjinakkan panas yang menyengat.
Pertarungan Melawan Api
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Sjukri Bahanan, mengonfirmasi jika proses pemadaman dimulai pukul 20.41 WIB. Petugas harus bekerja ekstra keras karena akses jalan yang sempit dan material bangunan yang mudah terbakar.
Setelah bergelut dengan panas dan asap tebal, mereka berhasil melakukan pendinginan hingga pukul 21.33 WIB. Meski pemukiman padat penduduk, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa naas ini.
Sebelum petugas tiba, situasi di lapangan sempat mencekam. Nanang, Ketua RT setempat, sempat mencoba melawan api dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Saat itu, dia tengah berjualan di sekitar lokasi.
Namun, asap pekat yang membubung tinggi dan kobaran api yang sudah terlalu besar membuat usahanya sia-sia. Api dengan leluasa melahap warteg, bengkel ban, hingga rumah-rumah kontrakan di sekelilingnya.
Kondisi pascakebakaran meninggalkan duka mendalam. Sebanyak 60 kepala keluarga atau sekitar 180 jiwa kini kehilangan tempat bernaung. Puing-puing sisa kebakaran berserakan, menyisakan kerangka bangunan yang menghitam di bawah lampu sorot petugas yang masih berjaga di lokasi.
Dugaan Korsleting Listrik
Sjukri Bahanan menyebut dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Meski begitu, kepastian titik awal munculnya api masih menjadi teka-teki karena keterangan warga yang simpang siur. Ada perbedaan versi mengenai asal mula kobaran yang menghancurkan puluhan hunian tersebut.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.