Kamis, 1 Oktober 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

3.434 hektare lahan terbakar di Kapuas hingga September 2026

Lahan terbakar dengan asap tebal di Kapuas Kalimantan Tengah September 2026
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kapuas mencapai 3.434 hektare sepanjang Januari hingga September 2026, dengan Kecamatan Mantangai menjadi zona terparah. (Ilustrasi: AI)

Dampak Langsung ke Masyarakat & Ekosistem

Kebakaran skala besar semacam ini bukan sekadar angka. Ribuan keluarga di Kapuas menghadapi risiko kesehatan pernapasan akibat asap, terutama anak-anak dan lansia. Kualitas udara merosot drastis, mengganggu aktivitas sekolah dan pekerjaan.

Selain itu, hilangnya lahan produktif — baik hutan lindung maupun areal perkebunan — mengurangi potensi ekonomi jangka panjang daerah dan merusak habitat satwa langka endemik Kalimantan.

Pemerintah daerah mengakui dampak ini dan terus meningkatkan operasi pemadaman, terutama di zona-zona berisiko tinggi seperti Mantangai.

Respons Pemerintah & Tantangan ke Depan

Pangeran menjelaskan bahwa BPBD Kapuas bersama unsur terkait — Dinas Kehutanan, TNI, Polri, dan relawan lokal — terus melakukan patroli harian dan pemantauan real-time. Upaya fokus pada pencegahan dan pendeteksian dini. Namun, skala 3.434 hektare dalam sembilan bulan menunjukkan bahwa respons masih tertinggal dari kecepatan penyebaran api.

Tantangan utama meliputi terbatasnya akses ke beberapa zona terpencil, keterlibatan para pembakar sengaja yang sulit ditangani hukum, dan ketidakpastian musim hujan. Musim kemarau yang panjang membuat tanah dan vegetasi sangat gersang dan rentan. Jika pola ini berlanjut hingga akhir tahun, total kebakaran 2026 akan melampaui rekor tahun-tahun sebelumnya.

“Kami harap masyarakat Kapuas bisa menjadi mitra dalam pencegahan — jangan bakar lahan, laporkan aktivitas mencurigakan, dan jaga kelembaban lahan,” kata Pandiangan, mengakhiri penjelasannya dengan seruan yang menekankan peran kolektif dalam menghadapi bencana ini.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda