Minggu, 4 Oktober 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Bahlil boyong sejumlah menteri ke pelantikan DPD Golkar Bali

Bahlil boyong sejumlah menteri ke pelantikan DPD Golkar Bali
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama kader yang menjabat menteri hadir pelantikan pengurus DPD Partai

DENPASAR — Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menciptakan rekor baru dalam safari politiknya dengan membawa delegasi pejabat kabinet terbesar untuk acara internal partai. Lima menteri dan dua wakil menteri dampingi pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Provinsi Bali di Denpasar, Sabtu (3/10/2026).

Kehadiran rombongan tersebut menandai komitmen pusat terhadap dinamika partai di tingkat daerah menjelang Pemilu 2029. “Ini sebagai bentuk keseriusan dan kesungguhan kami dari DPP Partai Golkar dalam melihat bagaimana perkembangan Golkar di Provinsi Bali,” kata Bahlil usai membuka acara di Monumen Gong Perdamaian.

Rombongan pejabat yang dibawa ke pulau wisata itu terdiri dari Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji (yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Jawa-Kalimantan), Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti, dan Wakil Menteri P2MI Christina Aryani.

Bahlil sendiri hadir sebagai Menteri Koordinator Hilirisasi dan Energi merangkap Menteri ESDM.

Catatan ketua umum soal rekor ini bukan sekadar urusan statistik. Delegasi besar mencerminkan strategi partai untuk mempertunjukkan kekuatan di daerah—momentum penting mengingat target Golkar meningkatkan kursi di parlemen nasional maupun lokal pada pemilu berikutnya. Kini Golkar menguasai 102 kursi DPR RI, tertinggi kedua setelah PDIP dalam koalisi pemerintahan.

“Saya minta kepada pengurus Golkar Provinsi Bali agar segera menaikkan kursi di DPR provinsi, DPR kabupaten/kota, dan kalau bisa di DPR RI,” tegas Bahlil, menyebutkan target “102 lebih” untuk kursi nasional. Permintaan ini menjadi salah satu pesan utama kepada jajaran kepengurusan baru—pesan strategis yang cukup langsung bagi kader setempat.

Susunan Baru Pimpin Golkar Bali Hingga 2030

Gde Sumarjaya Linggih (Demer) resmi dilantik sebagai Ketua DPD Golkar Bali periode 2025–2030 berdasarkan Surat Keputusan DPP Nomor SKEP-166/DPP/GOLKAR/VI/2026. Pendampingnya adalah I Dewa Gede Dwi Mahayana Putra Nida sebagai Sekretaris dan I Gede Sudiana sebagai Bendahara, ditambah 20 wakil bidang serta jajaran lain di tingkat sekretaris dan bendahara.

Susunan ini melibatkan 108 total pengurus. Ciri menarik dari struktur baru: 47 anggota dari generasi Z dan sekitar 37 perempuan. Komposisi ini mencerminkan strategi Golkar untuk membuka ruang bagi kelompok usia muda dan perempuan di tingkat basis—sejalan dengan narasi partai tentang keterbukaan terhadap Gen Z.

Bahlil memuji keseimbangan antara senior berpengalaman dan generasi penerus dalam susunan itu. “Saya melihat wajah-wajah yang penuh harapan, gabungan antara generasi yang lalu dengan generasi kini yang akan mewarisi masa depan bangsa,” ujarnya.

Soliditas Jelang 2029, Harapan Dukungan Pusat

Demer sendiri menekankan bahwa kepengurusan Bali berada dalam kondisi “sangat solid.” Namun secara terbuka, dia menyampaikan kebutuhan logistik kepada Bahlil—sinyal bahwa sumber daya finansial dari pusat akan krusial untuk menggerakkan mesin politiknya menjelang pemilihan umum lima tahun mendatang.

“Logistik kadang-kadang menjadi faktor utama dalam kesuksesan organisasi,” ungkap Demer, melaporkan langsung kondisi kebutuhan kepada ketua umum saat acara berlangsung. Pesan halus ini menunjukkan bahwa meski Golkar Bali merasa siap, mereka mengharapkan dukungan nyata dari DPP untuk operasional lapangan.

Target menaikkan kursi bukan sekadar angka. Pemilu 2024 menempatkan Golkar di posisi kedua nasional dengan 102 kursi, namun dalam koalisi pemerintahan yang dipimpin Prabowo, partai ini menjadi tulang punggung eksekutif. Karenanya, mempertahankan dan meningkatkan basis legislatif menjadi strategi pertahanan pengaruh jangka panjang Golkar di arena politik nasional.

Acara pelantikan berlangsung meriah dengan kehadiran sekitar 1.400 kader dari tingkat Pengurus Desa hingga DPD, menciptakan suasana yang besar untuk acara internal partai.

Kombinasi antara delegasi pusat dan jumlah peserta lokal yang besar memang dirancang untuk menunjukkan energi Golkar Bali kepada publik—terutama menjelang jangka waktu 2025–2030 ketika partai akan disibukkan dengan berbagai konsolidasi internal dan persiapan pemilu.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda