JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Pasar mobil listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2026. Data terbaru Gaikindo per 7 Oktober 2026 mencatat, penjualan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) mencapai 101.171 unit dari Januari hingga Agustus 2026, naik 99,4% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Hanya pada Agustus saja, total penjualan mencapai 17.413 unit, meningkat 24,63% dari Juli yang sebanyak 13.972 unit.
Meski pertumbuhan masif, janji pemerintah untuk memberikan insentif PPN bagi 100.000 unit mobil listrik belum terealisasi hingga Oktober 2026. Kondisi ini membuat calon konsumen menunda pembelian dan berpotensi mengancam keberlangsungan dealer. Situasi ini memicu protes dari Ketua Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Moeldoko, yang menyatakan kekhawatirannya.
BYD Atto 1 Pimpin Penjualan, Jaecoo J5 EV Meroket
Dominasi pasar mobil listrik pada Agustus 2026 masih dipegang oleh BYD Atto 1, diikuti Jaecoo J5 EV yang menunjukkan performa impresif. Model-model ini, bersama beberapa merek lain, membentuk daftar mobil listrik terlaris berdasarkan data wholesales Gaikindo:
| Rank | Model | Penjualan Agt 2026 | Kumulatif Jan-Agt 2026 | Harga OTR Jakarta | Range |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | BYD Atto 1 | 5.560 | 19.909 | Rp199-245 juta | 320-410 km |
| 2 | Jaecoo J5 EV | 3.214 | ~11.000 | Rp279,9-324,9 juta | 461 km NEDC |
| 3 | Geely EX2 | 1.495 | 9.769 | Rp239,9-269,9 juta | 350-405 km |
| 4 | Wuling Aira EV | 754 | 754 | Rp155-175 juta | 200-300 km |
| 5 | BYD M6 EV | 679 | – | Rp395-433 juta | – |
| 6 | Geely EX5 | 487 | – | Rp350-450 juta | – |
| 7 | Wuling Darion EV (Cortez EV) | 443 | – | Rp399-459 juta | – |
| 8 | MG S5 EV | 428 | – | Rp450 juta | – |
| 9 | BYD Atto 3 | 363 | – | Rp515 juta | – |
| 10 | VinFast VF3 | 341 | – | Rp218 juta | – |
Menariknya, GAC Aion V juga mencatatkan 563 unit pada Agustus, menjadikannya pemimpin di segmen SUV Medium dengan total 2.228 unit dari Januari hingga Agustus.
Fenomena Konsumen Memilih Varian Premium
Tren menarik lain yang muncul adalah preferensi konsumen terhadap varian mobil listrik dengan harga lebih tinggi. Sebagai contoh, Jaecoo J5 EV Premium (Rp309,9 juta) terjual 7.298 unit, jauh melampaui varian Standard (Rp279,9 juta) yang hanya 2.471 unit. BYD Atto 1 Dynamic (Rp210 juta) juga paling diburu dengan 11.509 unit, sementara varian Standard (Rp199 juta) hanya 2.505 unit. Geely EX2 Max (Rp269,9 juta) juga lebih diminati ketimbang versi Pro (Rp239,9 juta). Hal ini mengindikasikan bahwa pasar mobil listrik di Indonesia mulai matang, dengan konsumen yang cenderung mencari fitur dan teknologi ADAS, bukan sekadar harga termurah.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.