JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Haji dan Umrah resmi menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 sebesar Rp98.466.351 per jemaah. Keputusan ini diambil pada Rabu, 7 Oktober 2026, dalam rapat di Gedung Parlemen Senayan yang dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Meski total BPIH naik signifikan dibanding tahun sebelumnya, beban yang harus dibayar langsung oleh jemaah (Bipih) justru turun. Pelunasan yang ditanggung calon jemaah diproyeksikan hanya sekitar Rp23.048.825, atau turun Rp3.384.981,58 dari pelunasan 2026.
Rincian Resmi BPIH 2027
Penetapan ini menjadi kabar baik bagi calon jemaah. BPIH 2027 yang semula diusulkan mencapai Rp107,34 juta, akhirnya disepakati turun menjadi Rp98,4 juta. Berikut adalah rincian lengkap komponen biaya dan porsinya:
| Komponen | Jumlah per Jemaah | Porsi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| BPIH 2027 (Total Biaya Penyelenggaraan) | Rp98.466.351,35 | 100% | Naik Rp11.056.985 dari BPIH 2026 Rp87,4 juta. Asumsi USD 1 = Rp17.500, SAR 1 = Rp4.666,67. |
| Bipih (dibayar jemaah langsung) | Rp54.648.825 | 55,50% | Untuk penerbangan, sebagian layanan fullboard syarikah, dan biaya hidup. |
| Nilai Manfaat (subsidi BPKH) | Rp43.817.526,35 | 44,50% | Dari hasil kelola dana haji oleh BPKH. |
| Kuota | 221.000 jemaah | Terdiri dari 203.320 reguler dan 17.680 khusus, tidak berubah dari 2026. |
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, atau Gus Irfan, menjelaskan bahwa dinamika geopolitik, kenaikan harga minyak dan avtur, serta penyesuaian layanan di Saudi menjadi pemicu kenaikan total BPIH. Namun, pihaknya berkomitmen menjaga agar beban jemaah tetap proporsional.
Pelunasan yang Ditanggung Jemaah
Perhitungan pelunasan yang harus dibayar jemaah menjadi poin penting. Dari total Bipih Rp54.648.825, jemaah tidak perlu membayar penuh karena sudah ada beberapa komponen yang mengurangi:
| Hitungan | Jumlah |
|---|---|
| Bipih total | Rp54.648.825 |
| Dikurangi Setoran Awal | – Rp25.000.000 |
| Dikurangi Nilai Manfaat VA (rata-rata) | – Rp3.400.000 |
| Dikurangi Subsidi Pemerintah 2027 | – Rp3.200.000 |
| SISA PELUNASAN 2027 | = Rp23.048.825 (dibulatkan Rp23,2 juta) |
Dengan demikian, jemaah hanya perlu menyiapkan sekitar Rp23.048.825 untuk pelunasan, menjadikannya lebih rendah Rp3.384.981,58 dibandingkan pelunasan 2026 yang sekitar Rp26,4 juta. Jika ditambah setoran awal, total pengeluaran jemaah menjadi sekitar Rp48 juta (Rp25 juta + Rp23 juta).

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.