Sabtu, 17 Oktober 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Skandal Rekaman Reform UK: Tiga Anggota Mundur

Skandal Rekaman Reform UK
Skandal Rekaman Reform UK

Perhatian berikutnya tertuju pada cuplikan dari kantor pusat Reform UK di London. Bahan sumber utama menyebut rekaman itu dapat menampilkan politikus senior dan pejabat partai. Belum ada rincian isi rekaman kantor pusat dalam laporan yang diberikan.

Dalam pernyataan pada Rabu malam, Reform UK menuduh ITV dan rumah produksi Hardcash Productions menggunakan cara penipuan ekstrem. Partai itu mengatakan jurnalis penyamar memakai identitas yang diubah dan kredensial palsu untuk masuk ke kantor, sistem komputer, serta mengawasi karyawan.

Reform UK juga menyebut Farage dan anggota partai lain menghadapi ancaman yang menimbulkan persoalan keamanan. Menurut partai, penyelidikan polisi terkait pelanggaran keamanan terhadap Farage masih berlangsung. Tuduhan tersebut merupakan klaim Reform UK; bahan yang tersedia tidak memuat tanggapan ITV atau Hardcash Productions atas bantahan itu.

Farage sebelumnya berulang kali berjanji membersihkan partai dari ekstremis dan orang-orang fanatik serta menerapkan pemeriksaan bagi calon. Reform UK menyatakan pemeriksaan dilakukan terhadap semua orang yang ingin maju dalam pemilu.

Namun, rekaman para kandidat yang kemudian terpilih sebagai anggota dewan kini menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana proses itu mampu menemukan perilaku yang bertentangan dengan nilai partai.

Tekanan politik bertambah

Bagi pemilih, persoalannya bukan hanya ucapan yang terekam, melainkan juga apakah partai akan mengambil tindakan setelah kandidatnya mendapat jabatan publik. Anggota dewan berhadapan langsung dengan warga dan ikut mewakili partai di tingkat lokal. Pengunduran diri tiga orang memperlihatkan dampak langsung investigasi, sementara keputusan terhadap anggota lain masih dinantikan.

Bridget Phillipson, anggota parlemen sekaligus ketua Partai Buruh, mengecam isi rekaman dan mendesak Reform UK mengeluarkan setiap anggota yang terbukti membuat komentar serupa. Ia menilai Farage tidak bisa menyederhanakan temuan itu sebagai ulah segelintir orang.

Kasus ini muncul saat Reform UK juga menghadapi tekanan terkait keuangan dan posisi politiknya. Bahan utama menyebut dukungan partai sedang stagnan dalam jajak pendapat, setelah muncul investigasi penyamaran lain yang merekam pejabat senior membicarakan kemungkinan memperoleh sumbangan dari luar negeri.

Partai juga masih menunggu hasil penyelidikan komisioner standar parlemen mengenai apakah Farage seharusnya melaporkan hadiah senilai £5 juta dari Christopher Harborne, seorang miliarder di bidang mata uang kripto. Isu tersebut menjadi perkara terpisah dari investigasi ITV, tetapi menambah beban yang harus ditangani pimpinan Reform UK.

Cuplikan investigasi ITV pertama telah memicu pengunduran diri tiga anggota dewan Reform UK.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda