Senin, 19 Oktober 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Bangkalan lakukan normalisasi aliran sungai untuk antisipasi banjir

Bangkalan lakukan normalisasi aliran sungai untuk antisipasi banjir
Bangkalan lakukan normalisasi aliran sungai untuk antisipasi banjir

Hosun menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Ia mengapresiasi keterlibatan unsur Muspika, MWC NU, JPKP, pemerintah desa, dan warga dalam kegiatan di DAM Pettesan.

“Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masyarakat Sepulu masih sangat kuat. Ketika pemerintah, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan warga bergerak bersama, berbagai persoalan lingkungan dapat kita tangani dengan lebih cepat dan efektif,” ungkapnya.

Kerja bersama itu juga diarahkan untuk membangun kebiasaan menjaga lingkungan, bukan hanya membersihkan saluran dalam satu kegiatan. Warga diminta tidak membuang sampah sembarangan ke sungai, saluran air, maupun kawasan DAM karena sampah dapat menyebabkan penyumbatan.

“Menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai saluran yang sudah kita bersihkan kembali tersumbat akibat sampah dan kurangnya kepedulian. Pencegahan banjir harus dimulai dari kesadaran dan kebiasaan kita sehari-hari,” kata Hosun.

Pesannya sederhana. Saluran yang bersih perlu dijaga bersama setelah alat berat meninggalkan lokasi. Kebiasaan warga membuang sampah pada tempatnya ikut menentukan apakah aliran air tetap terbuka saat hujan meningkat.

Gotong royong jadi bagian mitigasi banjir

Normalisasi DAM Pettesan sekaligus mempertemukan pemerintah kecamatan, organisasi kemasyarakatan, pemerintah desa, dan warga dalam upaya menjaga lingkungan. Kegiatan ini menjadi bagian dari mitigasi bencana di Sepulu, dengan fokus pada fungsi saluran serta kesadaran masyarakat untuk merawatnya.

Pemkab Bangkalan memulai pekerjaan di sejumlah aliran sungai, sementara kegiatan di DAM Pettesan menjadi salah satu contoh pelibatan warga dan kelompok setempat. Bahan yang tersedia belum merinci lokasi lain maupun jadwal pekerjaan berikutnya.

Menjelang musim hujan, saluran yang telah dibersihkan tetap perlu dipantau agar tidak kembali tertutup material atau sampah. Pemerintah kecamatan dan warga diharapkan meneruskan kerja bersama menjaga fungsi DAM Pettesan ketika curah hujan mulai meningkat.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 19 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online