Kamis, 22 Oktober 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

WALHI Sebut Karhutla Ekosida, Desak Negara dan Korporasi Tanggung Jawab

Karhutla ekosida di kawasan hutan dengan asap kebakaran menyelimuti pepohonan
Kebakaran hutan dan lahan dinilai WALHI sebagai krisis ekologis yang menuntut evaluasi kebijakan dan pertanggungjawaban. (Ilustrasi: AI)

Meena juga mengangkat kemungkinan menelusuri bank yang mendukung perusahaan terkait kebakaran. Ia menyampaikan gagasan itu sebagai upaya menghentikan dukungan pendanaan terhadap kegiatan yang merusak alam, bukan sebagai temuan bahwa bank tertentu telah terbukti bertanggung jawab.

Dalam laporan yang dikutip Katadata, WALHI menyebut titik panas ditemukan di konsesi perusahaan Indonesia, termasuk perusahaan yang memiliki pemegang saham atau induk usaha di Singapura, Malaysia, Hong Kong, serta yurisdiksi seperti British Virgin Island dan Samoa. Informasi itu memperluas perhatian dari pelaku di lapangan ke hubungan kepemilikan dan sumber modal.

Namun, bahan yang tersedia tidak merinci nama perusahaan, bank, jumlah titik panas, ataupun hasil pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang disebut. Karena itu, desakan penelusuran pendanaan perlu dibedakan dari penetapan kesalahan hukum. Akuntabilitas tetap memerlukan pembuktian atas peran masing-masing pihak.

Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak, perdebatan tentang izin dan pendanaan punya konsekuensi langsung. Jika kebijakan hanya bergerak ketika api sudah membesar, kerusakan ekosistem dan beban warga berulang.

WALHI mendorong perubahan pengelolaan lingkungan yang memprioritaskan perlindungan fungsi ekosistem, sekaligus meminta pemerintah mengevaluasi kebijakan yang memungkinkan kerusakan terus terjadi.

Desakan berikutnya tertuju pada pemerintah dan korporasi: mengevaluasi izin, menjaga ekosistem, dan memastikan pihak yang terbukti menyebabkan pencemaran dimintai pertanggungjawaban. SAM dan WALHI, menurut Meena, akan terus bekerja sama mendorong langkah tersebut.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 22 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online