JAKARTA — Bantuan pangan 30 kilogram beras per keluarga untuk alokasi Oktober-Desember 2026 akan disalurkan lebih cepat kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan percepatan itu telah disetujui Presiden agar keluarga yang membutuhkan mendapat bantuan sebelum Desember.
Bagi penerima, percepatan ini berarti jatah beras untuk tiga bulan bisa diterima sekaligus lebih awal. Pemerintah menyiapkan kebutuhan program yang mendekati 1 juta ton, saat kebutuhan pangan rumah tangga diperkirakan meningkat menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Bantuan pangan Oktober-Desember untuk desil 1-4
Program tersebut menyasar keluarga pada kelompok desil satu hingga desil empat. Setiap keluarga mendapat beras 10 kilogram per bulan untuk alokasi Oktober, November, dan Desember, sehingga total yang diterima mencapai 30 kilogram.
“Sebelum Desember ini diselesaikan, masing-masing (keluarga penerima manfaat mendapatkan beras) 30 kilogram (untuk alokasi Oktober, November, dan Desember),” kata Zulhas dalam Rapat Koordinasi Terbatas Pangan di Jakarta, Senin.
Target pemerintah adalah menuntaskan penyaluran sebelum Desember. Dengan begitu, bantuan untuk tiga bulan tidak dibagikan mengikuti jadwal bulanan semula, melainkan dipercepat agar beras tersedia lebih awal bagi penerima.
Zulhas menyebut keputusan itu merespons keluhan masyarakat mengenai harga pangan dan dampak El Nino. Ia mengatakan Presiden telah menyetujui percepatan bantuan untuk 33,2 juta keluarga penerima manfaat dari kelompok desil satu sampai desil empat.
“Tolong dicatat betul ini diberitakan agar keluarga yang memerlukan itu punya ketenangan untuk 33,2 juta keluarga penerima manfaat. Masing-masing dapat di 10 kg untuk alokasi Oktober, November, Desember, jadi 30 kilogram sekaligus,” ujar Zulhas.
Pasokan beras disiapkan mendekati 1 juta ton
Kebutuhan program diperkirakan mendekati 1 juta ton beras. Angka itu sejalan dengan laporan CNBC Indonesia yang menyebut persediaan bantuan berada di kisaran 1 juta ton. Keduanya menggambarkan skala penyaluran yang perlu disiapkan pemerintah untuk menjangkau puluhan juta keluarga.
Percepatan diputuskan melalui koordinasi Zulhas dengan Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman, serta Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani. Beras yang disalurkan berasal dari cadangan pemerintah untuk mendukung perlindungan sosial.
Dampaknya langsung terasa pada kepastian bantuan pangan bagi keluarga sasaran: mereka dapat menerima jatah tiga bulan lebih awal, sehingga kebutuhan beras rumah tangga lebih terbantu menjelang periode akhir tahun. Skala program juga membuat ketepatan sasaran dan kelancaran distribusi penting, terutama karena bantuan harus menjangkau penerima di berbagai daerah.
Rincian jadwal distribusi per wilayah tidak disebutkan dalam keterangan Zulhas. Karena itu, waktu penerimaan masing-masing keluarga dapat bergantung pada pelaksanaan penyaluran di lapangan, sementara sasaran dan jumlah bantuan yang diumumkan berlaku untuk alokasi Oktober hingga Desember 2026.
Dalam rapat koordinasi itu, Zulhas menekankan bahwa keluarga penerima dari desil satu sampai desil empat akan memperoleh total 30 kilogram beras untuk tiga bulan alokasi.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.