KENDARI — Festival Pantai Nambo di Kota Kendari akan berlangsung pada 7–8 November dengan melibatkan komunitas lokal, pelaku UMKM, dan berbagai elemen masyarakat. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Kendari menyiapkan rangkaian kegiatan itu untuk memperluas promosi sekaligus mendorong festival masuk Kalender Event Nasional (KEN).
Festival Pantai Nambo menggabungkan kegiatan olahraga, seni budaya, panggung kreatif, dan pameran kuliner. Pemerintah Kota Kendari berharap pengalaman wisata yang ditawarkan dapat menarik pengunjung sekaligus memperkuat promosi potensi daerah.
Festival Pantai Nambo mengandalkan pengalaman wisata
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Kendari Hermawaty mengatakan, strategi promosi pariwisata daerah kini diarahkan pada kegiatan berbasis pengalaman atau experiential tourism. Konsep tersebut menghubungkan daya tarik destinasi dengan aktivitas yang dapat dinikmati wisatawan dan masyarakat.
“Kalau dari Dinas Pariwisata, tentu yang menjadi unggulan kita adalah bagaimana memperbanyak penyelenggaraan event. Pelaksanaannya kita hadirkan sport tourism, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, serta pentas seni budaya agar masyarakat umum dan generasi muda punya ruang menunjukkan kreativitas,” ujar Hermawaty saat ditemui, Jumat.
Menurut Hermawaty, pengalaman berwisata tidak berhenti pada menikmati pemandangan. Rasa aman dan nyaman, kebersihan, kuliner lokal, serta kesempatan berolahraga ikut membentuk pengalaman pengunjung di sebuah destinasi.
Festival ini menyiapkan panggung kreatif dan pameran yang melibatkan sekitar 20 pelaku UMKM serta usaha kuliner lokal. Ada pula enam cabang perlombaan untuk mendorong partisipasi masyarakat, mulai dari lomba lulo dan tari kreasi hingga fashion kreatif, mosolori, musik band dan akustik, serta video promosi wisata dan ekonomi kreatif.
UT Namborun membawa pelari ke Pantai Nambo
Agenda hari kedua akan berkolaborasi dengan Universitas Terbuka (UT) Kendari melalui UT Namborun. Ajang sport tourism itu memasuki tahun kedua dan diproyeksikan menarik ribuan pelari, dengan garis akhir di Pantai Nambo.
Panitia menyiapkan dua kategori jarak, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer. Peserta kategori 5 kilometer akan memulai lari dari jembatan kuning di wilayah Buku Toko dan bergerak menuju Pantai Nambo melalui kawasan pesisir.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.