Sabtu, 31 Oktober 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

KKP siapkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih di 2027

KKP siapkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih di 2027
KKP siapkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih di 2027 Foto: gorontalopost.jawapos.com

SURABAYA — Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2027, dengan 3.500 peserta menilai calon lokasi di 37 provinsi. Tim survei diminta mencari tahu kebutuhan warga pesisir sebelum menentukan sarana yang perlu dibangun.

Program ini menyasar persoalan yang langsung memengaruhi kegiatan melaut dan penghasilan nelayan, mulai dari biaya operasional hingga akses menjual hasil tangkapan. Lokasi yang diusulkan pemerintah daerah belum otomatis ditetapkan sebagai tempat pembangunan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan arahan itu saat membekali Mitra Pembangunan di Surabaya, Jumat. Ia meminta peserta tidak hanya memeriksa administrasi atau kesiapan lahan, tetapi berbicara langsung dengan masyarakat pesisir.

“Jangan datang ke lokasi hanya melihat-lihat. Saudara harus benar-benar bertanya kepada nelayan, apa yang mereka butuhkan, bagaimana kondisi mereka, dan apa yang harus dibangun,” ujar Trenggono.

Survei Kampung Nelayan Merah Putih harus sesuai kebutuhan warga

KKP meminta tim menggali masalah ekonomi yang dihadapi nelayan dan warga yang terlibat dalam rantai usaha perikanan. Pemeriksaan mencakup biaya melaut, pemasaran ikan, serta ketergantungan nelayan kepada tengkulak.

Survei juga perlu melihat ketersediaan bahan bakar minyak, kebutuhan es, tempat penyimpanan ikan, dan kecocokan fasilitas dengan kapasitas kapal. Setiap kampung memiliki keadaan berbeda; kebutuhan sarana di satu wilayah belum tentu sama dengan wilayah lain.

Tim diminta mendengar nelayan kecil, awak kapal perikanan, perempuan pesisir, pengolah ikan, dan pedagang. Keterlibatan mereka diharapkan memberi gambaran lebih utuh tentang kegiatan ekonomi setempat, bukan hanya kondisi fisik lokasi.

Perbedaan kebutuhan itu penting bagi hasil program. Fasilitas yang tidak sesuai dengan aktivitas nelayan berisiko tak menjawab persoalan utama, sementara dukungan yang tepat dapat membantu menekan ongkos melaut dan memperlancar penjualan hasil tangkapan. Karena itu, KKP menempatkan temuan lapangan sebagai dasar penilaian calon kampung.

Target 1.000 lokasi masih menunggu penilaian

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif mengatakan pembekalan bagi 3.500 peserta berlangsung secara daring pada 27-29 Oktober 2026. Peserta berasal dari perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat lokal, politeknik kelautan dan perikanan, serta unit pelaksana teknis pelabuhan perikanan.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Hari Pahlawan 2026: Selasa 10 November, Kisah Surabaya dan Status Tema Kemensos