“Kata kunci yang harus kita pegang teguh saat survei atau penilaian calon lokasi KNMP adalah dengarkan masyarakat dan pahami kegiatan ekonominya,” ujar Latif.
Ketua Satuan Tugas Penyiapan dan Perencanaan Calon Lokasi KNMP 2027 Mohamad Abdi mengatakan survei serta penilaian berlangsung hingga pertengahan Desember 2026. Tim akan menilai kebutuhan masyarakat, potensi perikanan, kesiapan lahan, akses pasar, dan infrastruktur pendukung.
KKP menargetkan 1.000 lokasi siap direkomendasikan untuk pembangunan pada 2027. Namun, rekomendasi baru ditetapkan setelah proses penilaian; usulan pemerintah daerah atau kunjungan tim survei belum berarti suatu lokasi terpilih.
Mengapa fasilitas melaut jadi perhatian KKP?
Trenggono membandingkan dukungan infrastruktur untuk nelayan dengan sektor pertanian, yang menurutnya telah memiliki irigasi, sarana produksi, dan fasilitas pengolahan hasil panen. Nelayan, kata dia, masih menghadapi persoalan mendasar yang berpengaruh terhadap produktivitas dan pendapatan.
Ia menjelaskan pembangunan kampung tidak berfokus pada rumah nelayan, melainkan sarana dan prasarana yang membantu kegiatan melaut. KKP juga merujuk evaluasi Kampung Nelayan Modern sebelumnya, yang menunjukkan pendapatan nelayan meningkat lebih dari 50 persen. Hasil itu menjadi salah satu pertimbangan untuk memperluas program melalui KNMP.
“Mereka membutuhkan dukungan agar aktivitas melaut bisa dilakukan dengan mudah dan biaya yang lebih murah,” ujar Trenggono.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.