Senin, 2 November 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Festival Tring Solo Ajak Anak Muda Menabung Emas Digital

Festival Tring Solo Ajak Anak Muda Menabung Emas Digital
Festival Tring Solo Ajak Anak Muda Menabung Emas Digital

Feby menjelaskan, emas yang sudah dimiliki dapat digadaikan ketika dana untuk membeli tiket konser dibutuhkan. Dengan cara itu, pemilik tidak harus langsung menjual asetnya dan dapat menebus emas setelah memiliki dana kembali.

“Ketika pengumuman konser sudah keluar dan membutuhkan dana, emas tersebut bisa digadaikan. Jadi, tidak harus dijual. Ketika sudah memiliki uang kembali, emasnya bisa ditebus,” ujar Feby.

Pendekatan itu memberi pilihan bagi masyarakat yang ingin menata dana hiburan tanpa langsung mengambil pinjaman. Feby mengingatkan anak muda agar tidak membiayai hobi dengan utang, terutama pinjaman online. Ia mencontohkan kebiasaan menyisihkan Rp 100 ribu setiap bulan atau mulai menabung emas dari Rp 10 ribu.

Nilai praktisnya terletak pada persiapan. Menabung sedikit demi sedikit sebelum kebutuhan datang dapat memberi ruang untuk mengatur pengeluaran, sementara pilihan gadai memungkinkan emas tetap dimiliki setelah kewajiban ditebus. Pegadaian mengangkat contoh konser agar pembicaraan tentang literasi keuangan terasa dekat dengan keputusan sehari-hari.

Talkshow membahas usaha, karier, dan investasi

Agenda edukasi dalam Festival Tring tidak hanya menyasar calon investor muda. Pegadaian juga menggelar diskusi tentang pembiayaan usaha dan pengembangan karier, dengan tema yang berganti sepanjang acara.

Pada 28 Oktober 2026, talkshow membahas KUR dan pembiayaan mikro untuk mendukung pengembangan usaha. Sesi itu menghadirkan Singgih Sasongko dari AMNG CP Klaten dan Ida Juwita Sari, Konsultan Pendamping UMKM PLUT Surakarta.

Sehari kemudian, Pegadaian berkolaborasi dengan Universitas Surakarta dalam diskusi personal branding untuk mahasiswa yang ingin menjadi kandidat incaran. Pembicara yang hadir adalah Ashinta Sekar Bidari, SH., MH., selaku Kabiro PMB, serta Beatrix L. Saka, S.Sos., dari Humas UNSA.

Pada 31 Oktober 2026, diskusi “Generasi Emas Menginspirasi dan Menata Investasi” menghadirkan Wakil Wali Kota Solo Astrid Widiyani dan Pemimpin Cabang PT Pegadaian CP Purwotomo Herdina Sarah. Sejumlah delegasi BCC dari perguruan tinggi juga mengikuti sesi itu: Armina A.R. dari UMY, Bagus P.W. Yoga dari UNNES, dan Grestine D. dari UNDIP.

Rangkaian tersebut menunjukkan bagaimana Pegadaian memadukan pengenalan produk dengan pembahasan kebutuhan keuangan yang berbeda, mulai dari modal usaha hingga dana hiburan. Julisna menegaskan investasi emas tidak harus berbentuk fisik. “Investasi kan tidak hanya fisik, tapi bisa digital. Tring transparan, update harga emas naik turun bisa tahu. Antusiasmenya juga sangat besar,” kata dia.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

Uji dirimuTes Logika Ringan: 10 Soal Asah Otak, Berapa Skormu? →
TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair