JAKARTA — Serangan LLMjacking dapat membuat perusahaan menanggung tagihan layanan AI lebih dari US$100.000 setelah peretas menyalahgunakan akses model bahasa besar. Google Threat Intelligence Group (GTIG) mengatakan praktik pencurian sumber daya AI ini makin banyak digunakan kelompok peretas.
Tagihan bisa membengkak dalam hitungan menit. Dalam kasus yang dicatat Google, kelompok UNC6993 menghasilkan biaya lebih dari US$100.000 setelah memperoleh akses ke API model AI dan mengaktifkan layanan tambahan di proyek cloud korban.
Bagaimana peretas menjalankan LLMjacking?
LLMjacking adalah pencurian akses dan kapasitas model AI untuk kepentingan penyerang, sementara biaya penggunaannya dibebankan kepada pemilik akun. Pelaku dapat memanfaatkan kunci API yang bocor atau mencuri token identitas cloud untuk masuk ke infrastruktur perusahaan.
Akses awal itu bisa berasal dari endpoint model AI yang terbuka ke publik maupun kredensial yang dicuri. Google menyebut contoh kredensial yang disalahgunakan mencakup kunci layanan cloud, token akses pribadi GitHub, serta token sesi yang masih aktif.
Setelah berhasil masuk, penyerang berupaya menaikkan hak akses dan memperkuat pijakan mereka di sistem. Mereka lalu mencari akun, layanan, atau proyek cloud yang bisa dimanfaatkan lebih jauh.
Tujuan akhirnya bukan sekadar menembus jaringan. Pelaku memakai akses tersebut untuk menjalankan permintaan ke model AI, mengalihkan lalu lintas melalui server perantara, atau menyediakan kapasitas komputasi kepada pihak lain. Akun perusahaan tetap membayar pemakaian yang tidak mereka lakukan.
Mengapa tagihan LLMjacking bisa melonjak cepat?
Pemakaian model AI dapat menghasilkan biaya besar ketika penyerang menjalankan permintaan secara otomatis dan berulang. Berbeda dari pencurian sumber daya untuk menambang mata uang kripto yang biayanya dapat terkumpul perlahan, GTIG memperingatkan LLMjacking bisa menghasilkan beban hingga enam digit dalam enam menit.
Google juga melaporkan kasus UNC6993, yang mencoba membuat kunci API tambahan serta mengaktifkan layanan terkait di proyek cloud korban. Aktivitas itu dengan cepat menimbulkan tagihan lebih dari US$100.000. Dalam pemberitaan lain tentang peringatan Google, ada klaim biaya cloud yang dapat mencapai US$1 juta; angka tersebut berbeda dari kasus spesifik UNC6993 yang dilaporkan GTIG.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.