Kamis, 5 November 2026 WIB
LIFESTYLE

Pidato Baskara dan Isyarat Tiga Jari Warnai AMI Awards 2026

Pidato Baskara dan Isyarat Tiga Jari Warnai AMI Awards 2026
Pidato Baskara dan Isyarat Tiga Jari Warnai AMI Awards 2026

JAKARTA — Baskara Putra dan Dipha Barus memakai panggung AMI Awards 2026 untuk menyampaikan pesan tentang lingkungan dan kebijakan, Rabu (4/11/2026) malam. Setelah menang lewat lagu “Nafas”, keduanya mengangkat tangan dengan simbol tiga jari.

Momen itu mengubah seremoni kemenangan menjadi ruang bagi musisi untuk menyuarakan keresahan. Baskara mendedikasikan lagu tersebut bagi orang-orang yang, menurutnya, kesulitan bernapas karena alam dibakar, kebijakan yang tidak berpihak, serta masyarakat yang masih diadu domba.

Pesan Baskara di panggung AMI Awards 2026

Baskara dan Dipha menerima penghargaan Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik berkat “Nafas”. Dipha lebih dulu menyampaikan terima kasih, kemudian Baskara menggunakan pidato kemenangannya untuk menjelaskan pesan di balik dedikasi lagu itu.

“Malam ini kami dedikasikan untuk teman-teman yang sulit bernapas karena alamnya dibakar. Untuk yang sulit bernapas karena kebijakan tidak berpihak pada kita semua, dan untuk yang masih diadu domba,” kata Baskara.

Simbol tiga jari yang mereka tunjukkan turut menguatkan pernyataan tersebut. Baskara kemudian menjelaskan bahwa suara yang ia sampaikan belakangan ini ia pandang sebagai reaksi wajar seorang warga negara.

“Jadi kalau buat saya pribadi, apa yang saya suarakan beberapa waktu belakangan itu semua cuma sebenarnya sesimpel reaksi normal dari warga negara yang menurut saya wajar sih gitu dalam keadaan kayak gini semua,” kata Baskara Putra saat ditemui di karpet merah AMI.

Singkat, tetapi tegas. Isu yang dibawa Baskara mengaitkan pengalaman sehari-hari—sulit bernapas—dengan persoalan lingkungan dan kebijakan. Di panggung penghargaan, pesan itu disampaikan bersamaan dengan pengakuan atas karya musik mereka.

Mengapa pesan lingkungan dan empati ikut mengemuka?

Pidato Baskara bukan satu-satunya seruan kepedulian malam itu. Andien juga menyampaikan empati terhadap kondisi Indonesia, dengan menyebut hutan, korban bencana alam, anak-anak, satwa, dan tumbuhan sebagai pihak yang perlu mendapat perhatian.

“Aku juga ingin menaruh empati dan hati yang sangat besar terhadap apa yang terjadi di Indonesia, untuk hutan-hutan, untuk seluruh korban bencana alam, untuk semua anak-anak, untuk semua satwa, untuk semua tumbuhan,” ungkap Andien.

Andien menambahkan harapan agar masyarakat tidak melupakan empati dan kepedulian. Ucapannya memperluas pesan malam itu: perhatian tidak hanya tertuju pada manusia yang terdampak, tetapi juga pada alam dan makhluk hidup lain.

Bagi penonton, rangkaian pidato itu membuat kemenangan musik bersinggungan langsung dengan isu publik. Piala menjadi latar bagi para musisi untuk mengajak orang memperhatikan dampak pembakaran alam, bencana, dan sikap saling berhadapan yang disinggung Baskara.

Perunggu, yang juga membawa pulang penghargaan, menyampaikan harapan serupa melalui Ildo. Drummer grup band itu mengajak semua orang untuk saling membantu saat naik ke panggung.

Dari pidato Baskara hingga ajakan Ildo, panggung AMI Awards 2026 malam itu diisi pesan yang berangkat dari kepedulian sosial. Baskara dan Dipha menerima penghargaan untuk “Nafas” sebagai Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik.

(AP)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuTes Hitungan dan Logika Cepat: 10 Soal Jebakan Otak, Berapa Skormu? →
TRENDING Cek Weton Tanggal Lahir: Kalkulator Hari, Pasaran, dan Neptu Jawa