Ade mengatakan strategi tersebut menjadi cara perusahaan menawarkan solusi yang sesuai dengan prinsip syariah. “Kita tidak coba sekadar mirroring product yang ada di konvensional. Itulah salah satu strategi kita nantinya bagaimana penetrasi untuk masuk ke pasar syariah tentunya memberikan solusi yang sesuai dengan prinsip syariahnya yang dibutuhkan,” jelasnya.
Ta’awun menjadi dasar perlindungan bersama
FWD Syariah mengusung prinsip ta’awun, yakni semangat saling membantu dan melindungi. Dalam praktik asuransi syariah, prinsip itu menekankan kepedulian bersama melalui pembagian risiko, sehingga perlindungan tidak hanya berpusat pada kepentingan satu peserta.
Perusahaan menyatakan ingin menawarkan perlindungan berbasis syariah yang modern, transparan, dan mudah dipahami, dengan tetap berpijak pada prinsip tersebut. Bagi calon peserta, pemahaman atas mekanisme dan nilai yang mendasari produk menjadi bagian penting sebelum menentukan perlindungan yang sesuai.
Konten Kreator Keislaman Habib Husein Ja’far juga menekankan bahwa ta’awun membuat manfaat perlindungan menjangkau lebih luas dari diri sendiri dan keluarga. “Kemudian asuransi berbasis tadi syariah yang prinsip utamanya ta’awun, gotong royong, peduli satu dengan yang lainnya,” ujar Habib Ja’far.
Habib Ja’far menilai edukasi berperan penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai asuransi syariah. Tantangannya bukan hanya mengenalkan produk, tetapi juga menjelaskan bagaimana prinsip saling membantu diterapkan dalam perlindungan.
Ade menegaskan perusahaan akan berupaya menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pasar syariah. “Kami (FWD Syariah) ingin menghadirkan perspektif baru terhadap perlindungan berbasis syariah yang modern, transparan, dan mudah dipahami, dengan tetap berlandaskan prinsip ta’awun,” ujarnya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.