Jumat, 6 November 2026 WIB
OLAHRAGA

Drama Liga Champions: Madrid Menang, Liverpool Tersandung

Drama Liga Champions
Drama Liga Champions

ATHENA — Liga Champions menghadirkan dua hasil kontras pada Kamis (5/11/2026) dini hari WIB: Real Madrid menundukkan AEK Athena 3-2 berkat gol Federico Valverde pada menit 90+2, sedangkan Liverpool kalah dengan skor sama dari Fenerbahce setelah dua kali memimpin.

Valverde masuk sebagai pemain pengganti dan menyelesaikan umpan Brahim Diaz di ALLWYN Arena. Gol pada penghujung laga itu memberi Madrid tiga poin, sementara AEK mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain setelah Aboubakary Koita menerima kartu merah pada menit ke-90+5.

Liverpool mengalami nasib berbeda dalam lawatan ke markas Fenerbahce. Gol Trey Nyoni dan Alexander Isak sempat membawa tim Inggris itu unggul, tetapi tuan rumah membalas dua kali sebelum Vedat Muriqi memastikan kemenangan 3-2.

Liga Champions: Valverde jadi penentu Madrid

AEK membuka skor pada menit ke-12. Koita menuntaskan umpan Luka Jovic, membuat tuan rumah lebih dulu mengendalikan suasana pertandingan di Athena.

Madrid menyamakan kedudukan pada menit ke-32. Jude Bellingham mencetak gol setelah menerima bola dari Marc Cucurella, dan skor 1-1 bertahan hingga jeda.

Babak kedua kembali menguji ketahanan tim tamu. Stavros Pilios membawa AEK unggul pada menit ke-75 melalui servis Koita. Namun, Madrid merespons cepat: Kylian Mbappe menyamakan skor tiga menit kemudian.

Ketika laga tampak menuju hasil imbang, Valverde muncul sebagai pembeda. Gelandang asal Uruguay itu mencetak gol pada menit 90+2, dua menit sebelum Koita mendapat kartu merah. Urutan momen tersebut membuat akhir pertandingan berlangsung panas: Madrid mengambil kendali lebih dulu, lalu AEK harus menuntaskan laga dengan jumlah pemain lebih sedikit.

Bagaimana Liverpool kehilangan keunggulan?

Liverpool dua kali memimpin di kandang Fenerbahce, tetapi gagal menjaga keunggulan hingga akhir. Nyoni membuka skor pada menit ke-25, lalu Mason Greenwood menyamakan kedudukan empat menit berselang.

Setelah turun minum, Isak membawa Liverpool kembali unggul pada menit ke-69 lewat sundulan yang menyambut umpan Cody Gakpo. Fenerbahce kembali menyamakan skor empat menit kemudian. Archie Brown mencetak gol, sebelum mengirim umpan yang dituntaskan Muriqi pada menit ke-79 untuk membalikkan keadaan.

Perbedaan kedua laga terlihat pada respons setelah kebobolan. Madrid mampu membalas gol AEK dua kali dan tetap mencari celah hingga waktu tambahan. Liverpool, sebaliknya, kembali kehilangan kontrol setelah unggul pada babak kedua; gol balasan Brown segera diikuti gol penentu Muriqi.

Bagi Madrid, kemenangan tandang ini memperlihatkan nilai pergantian pemain yang langsung berpengaruh: Valverde masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol penentu.

Bagi Liverpool, hasil di Turki menjadi pengingat bahwa keunggulan skor belum cukup ketika tim gagal meredam serangan lawan setelah mencetak gol. Dampaknya langsung terasa pada perolehan poin malam itu: Madrid pulang dengan kemenangan, sementara Liverpool meninggalkan markas Fenerbahce tanpa poin.

Dua pertandingan tersebut menyajikan drama sampai menit akhir, tetapi dengan akhir yang berlawanan. Madrid mendapat ganjaran atas tekanan di penghujung laga, sedangkan Fenerbahce memanfaatkan momentum setelah menyamakan skor. Perhatian berikutnya tertuju pada laga-laga lanjutan Liga Champions, saat kedua hasil ini menjadi konteks penting bagi perjalanan masing-masing tim.

(AG)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuTes Hitungan dan Logika Cepat: 10 Soal Jebakan Otak, Berapa Skormu? →