Dampaknya melampaui perusahaan. Pengoperasian kembali kilang tersebut disebut membantu menyelamatkan devisa Nigeria hingga miliaran dolar dan membuka belasan ribu lapangan kerja baru. Bagi industri, kapasitas produksi bahan baku plastik di Afrika bertambah; bagi pekerja setempat, kebangkitan fasilitas itu menciptakan kesempatan kerja dalam skala besar.
Perubahan itu terasa nyata.
Strategi Lohia bertumpu pada perluasan rantai pasok, dari benang hingga bahan baku plastik. Indorama dapat bergerak ke bisnis dengan skala dan kebutuhan berbeda, sementara akuisisi memberi jalan masuk ke pasar yang sebelumnya belum menjadi pusat operasinya.
Kisah Eleme juga memperlihatkan bahwa aset industri terbengkalai dapat kembali menghasilkan ketika perusahaan bersedia menanamkan modal dan mengelola operasinya.
Bagaimana Lohia menghadapi risiko di Nigeria?
Keberanian mengambil risiko tidak hanya terlihat dalam keputusan bisnis. Pada 2007, dua insinyur kunci Indorama diculik di Nigeria. Lohia terbang ke lokasi krisis dan memimpin negosiasi hingga kedua karyawannya selamat.
Dalam pandangannya, pemimpin perlu berinvestasi ketika situasi sulit sekaligus bertanggung jawab terhadap karyawan. Tindakannya saat penculikan itu menjadi contoh langsung dari prinsip tersebut: ia datang ke lokasi, bukan sekadar memantau dari jauh.
Bagi perusahaan yang beroperasi lintas negara, keputusan ekspansi membawa konsekuensi pada pengelolaan fasilitas dan keselamatan pekerja. Pengalaman Lohia di Nigeria memperlihatkan bahwa membangun bisnis di pasar baru tidak berhenti pada pembelian aset atau peningkatan produksi. Kepemimpinan saat krisis ikut menentukan bagaimana perusahaan menjaga orang-orang yang menjalankan operasinya.
Dari Purwakarta hingga Nigeria, ekspansi Indorama membawa bisnis Lohia dari benang tekstil ke petrokimia dan bahan baku plastik. Perhatian berikutnya tertuju pada bagaimana perusahaan mempertahankan operasi dan pertumbuhan di puluhan negara yang menjadi jangkauan bisnisnya.









📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.