Minggu, 12 Juli 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Terkuak Keterangan Janggal Dahlan Iskan di KPK Soal Impor LNG Pertamina

LNG Pertamina
Foto: Ilustrasi/Dok. Pertamina

Malah, lanjut Hengki, objek penyidikan juga bukan lagi pengadaan LNG 5 kontrak penjualan tersebut di atas, namun hanya meliputi kontrak pembelian LNG dari Amerika Serikat saja.

“Berdasar bisik bisik di internal Pertamina, pergeseran objek penyidikan ini mengundang pertanyaan yang belum bisa dijawab sampai dengan saat ini. Namun hal ini sebentar lagi pasti akan terkuak motifnya,” beber Hengki.

Pembelian Menguntungkan

Lebih lanjut, Hengki menguraikan temuan CERI agak mengejutkan, ternyata meski tidak bisa dikatakan sebagai kerugian negara, lantaran Pertamina rugi di awal kontrak LNG dari Amerika Serikat itu berjalan. Ini disebabkan pandemi Covid yang melanda dunia.

“Harga LNG turun hingga hanya sekitar 2.5 US$/MMBTU. Harga minyak dalam perdagangan dunia bahkan dijual minus 7 US$/Bbl. Pada saat inilah, yaitu kurun waktu tahun 2019 hingga 2021, selama 3 tahun, Pertamina merugi hingga US$106.7 juta. Namun seiring dengan surutnya pandemi Covid dan normalisasi harga LNG dunia, Pertamina cukup cerdik dengan menangguk untung sebesar US$212.54 juta selama kurun waktu 2022, 2023, dan prognosa 2024 dan 2025. Dengan demikian akumulasi keuntungan Pertamina dari tahun 2018 hingga 2025 adalah sebesar US$107,38 juta atau sekitar Rp1,6 Triliun,” ungkap Hengki.

Adapun rincian untung rugi pembelian LNG dari Amerika Serikat ini menurut temuan CERI adalah 2019 surplus US$2,14 juta, 2020 minus US$92,63 juta, 2021 minus US$14,67 juta, 2022 surplus US$6,01 juta, 2023 surplus US$191,45 juta, 2024 surplus US$7,95 juta dan 2025 surplus US$7,13 juta.

“Manajemen Pertamina yang awalnya nervous dengan kerugian Pertamina di tahun 2020 dan 2021, namun sekarang mereka tersenyum puas dengan keuntungan yang diraih selama dua tahun terakhir ini dan masih tersenyum hingga dua tahun lagi sampai dengan tahun 2025. Bahkan mereka sekarang juga bisa berharap hingga kontrak pembelian LNG Amerika Serikat ini berakhir pada tahun 2040 nanti, Pertamina akan menerima keuntungan trilyunan Rupiah. Infonya Dirut Pertamina Nicke Widyawati pernah nyeletuk dalam rapat direksi, sungguh ini rejeki anak soleh,” tandas Hengki.(*)

Halaman:1234Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda