Minggu, 12 Juli 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Dugaan Korupsi dan Kriminalitas Lingkungan: Merajut Nama-nama Dalam Kasus SHP PT Timah Tbk

Tersangka Korupsi PT Timah Tbk
Ket. Foto : Kelima Orang Saksi yang Ditetapkan Menjadi Tersangka Oleh Kejaksaan Agung RI Dalam Kasus Komoditas Tata Niaga Timah di Bangka Belitung.

BANGKA BELITUNG, JOURNALARTA.COM – Pada edisi kali ini, jejaring media ini akan melanjutkan ulasan artikel mengenai dugaan skandal program SHP PT Timah Tbk pada rentang tahun 2018-2019.

Artikel ini merupakan kelanjutan berita berjudul: “Bagian Pertama: Nyanyian Orang Dalam Kupas Modus SHP PT Timah Tbk, dan Sebut Banyak Nama“, yang rilis edisi 5 Februari 2024 di Metro7.co.id.

Informasi yang diulas dalam artikel ini sepenuhnya bersumber dari pihak internal PT Timah Tbk yang identitasnya dirahasiakan.

Sebagai perimbangan pemberitaan (cover both side), media Metro7 tetap berupaya menghubungi pihak yang namanya disebut oleh narasumber untuk memberikan hak jawab atau hak koreksi.

Media Metro7 pun sudah menghubungi Kepala Bidang (Kabid) Humas PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, Senin (19/2) siang, guna meminta keterangan lebih lanjut sebagai upaya verifikasi informasi.

“Terima kasih infonya, ya, om,” ujar Anggi membalas singkat.

Selain Anggi, Metro7 lalu menghubungi Direktur Utama (Dirut) PT Timah Tbk, Dani Virsal, untuk memverifikasi hal yang sama, namun tidak ada jawaban.

Edisi kali ini, narasumber selanjutnya atau disingkat narsum menceritakan sepak terjang AA saat masih menjabat Direktur Operasi dan Produksi PT Timah Tbk yang disinyalir kuat mengetahui dugaan penyimpangan program SHP di tubuh perusahaan.

Padahal, pejabat selevel Kepala Bidang (Kabid) saat itu pernah menyampaikan hal kejanggalan program SHP kepada AA.

Namun, alih-alih melakukan evaluasi, AA justru meminta program SHP tetap dilanjutkan.

“Enggak apa-apa. Udah kerjakan saja,” ucap narsum, saat diwawancara Jumat (2/2) pekan lalu, di Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Lebih jauh, AA diduga sampai mengintervensi Satuan Pengamanan Internal (SPI) PT Timah Tbk.

“SPI karena intervensi dari AA jadi melempem. Nyata itu. Jika ada orang SPI level pejabat sentil SHP dibuang habis sama AA,” keluh narsum.

Akibatnya, banyak karyawan yang enggan bicara soal program SHP lantaran takut dimutasi.

Kalau pun ada yang membangkang, maka harus menanggung resiko dimutasikan ke luar Bangka, seperti Kundur, Belitung, hingga Nigeria, kata narsum.

Imbas dari dugaan intervensi tersebut akhirnya membuat SPI yang dahulu dikenal paling tegas menindak karyawan bermasalah, kini hilang marwahnya.

Halaman:12345Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda