Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Pemkab Bangka Barat latih pelajar menganyam kopiah resam

Proses pembuatan anyaman kerajinan tangan tradisional kopiah resam khas Bangka Barat menggunakan serat tumbuhan alami
Pemkab Bangka Barat latih pelajar menganyam kopiah resam untuk melestarikan warisan budaya lokal sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif baru. (Ilustrasi: AI)

Selama ini, pemanfaatan serat resam memang masih terbatas pada pembuatan kopiah tradisional, dompet, dan tas kecil dalam skala produksi yang terbatas. Dengan masuknya tenaga kerja muda yang kreatif, potensi diversifikasi produk berbahan resam diyakini akan terbuka lebar. Nilai jual kopiah resam halus di pasaran saat ini berkisar antara ratusan ribu hingga jutaan rupiah per buah, tergantung pada tingkat kerapatan anyaman.

Berdasarkan data Disperinaker Bangka Barat, sektor kerajinan resam memegang porsi penting dalam struktur Industri Kecil dan Menengah (IKM) daerah. Dari total 626 pelaku IKM kerajinan yang aktif di Bangka Barat, terdapat 102 perajin yang secara khusus fokus mengolah serat resam. Namun, mayoritas dari mereka sudah memasuki usia non-produktif.

Berikut adalah sebaran utama perajin serat resam di wilayah Kabupaten Bangka Barat yang menjadi basis pelestarian budaya ini:

Nama Desa Jumlah Perajin Resam
Desa Kacung 45 Perajin
Desa Dendang 23 Perajin
Desa Tugang 14 Perajin
Desa Airbulin 12 Perajin
Desa Lainnya (Ibul, Berang, dll) 8 Perajin

Melalui regenerasi perajin yang terstruktur seperti pelatihan untuk siswa SMK ini, pemerintah daerah berharap angka produktivitas anyaman resam dapat terus meningkat secara signifikan. Pemerintah daerah kini tengah merancang skema pemasaran digital dan kemitraan dengan sektor perhotelan serta pariwisata agar hasil karya para siswa ini langsung terserap pasar setelah mereka lulus sekolah.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda