Rabu, 24 Juni 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

7 Tips Merawat Baterai LFP Mobil Listrik Biar Awet 8 Tahun 2026

Merawat Baterai LFP Mobil Listrik Biar Awet 8 Tahun 2026
Merawat Baterai LFP Mobil Listrik Biar Awet 8 Tahun 2026. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA, JOURNALARTA.COMBaterai LFP kini jadi pilihan utama mobil listrik dunia, dan cara merawat baterai LFP menentukan apakah ia bertahan delapan tahun atau cepat soak. Tiga dari empat mobil listrik di China sudah memakai jenis ini karena murah dan minim risiko terbakar.

Alasannya teknis. Baterai Lithium Iron Phosphate tidak memakai nikel maupun kobalt, sehingga jauh lebih tahan terhadap thermal runaway alias reaksi panas berantai yang memicu kebakaran. Ditusuk pun cuma berdesis. Bukan meledak.

Tapi awet atau tidaknya tetap bergantung pada perlakuan pemilik. Berikut tujuh tips yang dirangkum dari riset CATL, GM, dan laporan IEA 2026.

Jaga SOC 20-80 Persen untuk Pemakaian Harian

Sel LFP paling nyaman bekerja di rentang 20 sampai 80 persen. Mengisi dari kosong sampai penuh setiap hari memaksa sel bekerja keras dan mempercepat penurunan kualitas.

Datanya cukup menjanjikan. Usia pakai baterai naik sekitar 40 persen dalam lima tahun terakhir, berkat sistem manajemen baterai dan pengaturan State of Charge yang makin pintar.

Kalau pemakaian harian cuma 50 kilometer, atur batas pengisian di 80 persen lewat aplikasi mobil. Isi sampai 100 persen hanya saat hendak perjalanan jauh.

Panas di Atas 35 Derajat Itu Musuh Utama

LFP memang lebih tahan panas dibanding NMC. Tapi suhu di atas 35 derajat Celsius secara rutin tetap menggerus umurnya. GM, lewat pabrik Ultium Cells di Spring Hill, bahkan menanamkan sistem pendingin dan pemanas bawaan supaya sel tetap stabil.

Saran praktisnya: parkir di tempat teduh atau garasi. Selepas fast charging, tunggu 10-15 menit sebelum langsung memacu mobil. Panas dan baterai tidak pernah akur.

Jangan Biarkan Kosong Berlama-lama

Dibanding NMC, LFP lebih aman dari deep discharge. Namun membiarkan baterai di posisi 0 persen terlalu lama bisa merusak sel secara permanen.

Bila mobil tak dipakai dua minggu, sisakan 50-60 persen dan cek tiap bulan. CATL menyebut sistem manajemen baterai berbasis AI bisa memperpanjang umur hingga 20 persen, asalkan SOC dijaga.

Rutin Update Software BMS

Battery Management System adalah otak baterai. Ia mengatur suhu, menyeimbangkan sel, dan memprediksi degradasi. Tesla rutin memperbarui BMS-nya agar proses pengisian makin cerdas.

Karena itu jangan malas ke bengkel resmi untuk update software. Gratis, tapi pengaruhnya nyata ke umur baterai. Jangan dilewat.

Fast Charging Secukupnya Saja

LFP menelan fast charging lebih baik ketimbang NMC. BYD Blade Battery 2.0 malah sanggup flash charging dalam lima menit. Tapi DC fast charging melewati 80 persen secara rutin memicu panas, dan panas berujung degradasi.

Untuk harian, cukup AC charging 7 kW di rumah sampai 80 persen. Andalkan DC fast charging saat di perjalanan jauh saja. Selepas itu, hindari langsung memutar dari 100 ke 0 persen.

Kalibrasi Penuh Tiap Tiga Bulan

LFP punya karakter unik: voltage plateau yang datar. Akibatnya indikator persentase di layar bisa meleset kalau baterai tak pernah penuh.

Solusinya sederhana. Sekali tiap tiga bulan, isi dari 10 persen ke 100 persen lalu diamkan sekitar satu jam. Ini membantu BMS membaca ulang kapasitas asli. Aman, asal jangan dilakukan tiap hari.

Hindari Akselerasi Brutal Terus-menerus

Sel LFP kuat, tapi arus discharge tinggi yang konstan tetap menghasilkan panas. Mode Sport untuk menyalip boleh. Tapi jangan tiap lampu merah digeber maksimal.

Beban penuh tujuh penumpang plus bagasi sambil menanjak terus-menerus juga memaksa baterai bekerja ekstra. Kendarai dengan wajar, umur baterai ikut panjang.

Kenapa LFP Diburu Pabrikan

Soal keamanan, Sam Abuelsamid dari Telemetry menegaskan keunggulannya. “LFP tidak menghasilkan oksigen sendiri untuk api,” katanya. Tanpa nikel dan kobalt, risiko kebakaran ditekan jauh.

Harga juga jadi alasan kuat. Sel LFP kelas bawah dibanderol sekitar 52 dolar AS per kWh, jauh di bawah rata-rata lithium-ion 74 dolar AS per kWh pada 2025. Umur pakainya pun naik 40 persen dalam lima tahun terakhir. GM menargetkan adopsi LFP masuk lini produksinya mulai 2027.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apakah baterai LFP harus dicas penuh? Tidak. Rentang 20-80 persen lebih awet untuk harian. Isi 100 persen hanya saat perjalanan jauh.

Berapa lama umur baterai LFP? Rata-rata 8-10 tahun tergantung pemakaian, dengan usia pakai yang naik 40 persen dalam lima tahun terakhir.

Apakah LFP tahan cuaca dingin? Lebih lemah dibanding NMC. Butuh sistem pemanas bila dipakai di daerah dingin.

Boleh sering fast charging? Boleh, tapi untuk harian gunakan AC charging sampai 80 persen agar umurnya panjang.

(RE)

πŸ“²
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

πŸ’¬ Follow @journalartanews β†’
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda