Sabtu, 18 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Festival Heritage Depok Lama 2026 tumbuhkan sektor UMKM

Festival Heritage Depok Lama dorong UMKM dan wisata sejarah
Festival Heritage Depok Lama menambah ruang UMKM Depok lewat bazar, edukasi sejarah, dan interaksi langsung warga di Depok Lama. (Ilustrasi: AI)

DEPOK — Festival Heritage Depok Lama 2026 menambah panggung bagi pelaku usaha kecil di Depok. Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmasyah mengatakan gelaran yang baru pertama kali digelar di kota itu ikut menumbuhkan sektor UMKM karena membuka ruang bagi bazar, interaksi warga, dan promosi produk lokal.

Chandra menyampaikan hal itu di Depok, Minggu, saat meninjau rangkaian acara festival yang memadukan parade budaya, ruang edukasi sejarah, dan aktivitas ekonomi warga. Bagi para pedagang kecil, ajang seperti ini bukan sekadar keramaian. Ini peluang jualan. Peluang bertemu pembeli baru. Dan peluang memperkenalkan produk yang selama ini hanya beredar di lingkungan sekitar.

Festival Heritage Depok Lama buka pasar untuk UMKM Depok

Chandra menilai Festival Heritage Depok Lama dirancang agar masyarakat tidak hanya datang untuk menonton pertunjukan. Festival itu juga memberi pengalaman yang punya nilai ekonomi. “Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan parade budaya, tetapi juga menjadi ruang interaksi warga dengan sejarah dan potensi ekonomi lokal,” kata Chandra.

Ia juga mengajak masyarakat meramaikan festival yang menurut dia sarat nilai edukasi dan pemberdayaan. Dalam keterangan yang disampaikan, festival ini menjadi ruang untuk mengenal jati diri Kota Depok sekaligus mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang menggantungkan penjualan pada kegiatan langsung seperti bazar dan pameran.

Keikutsertaan UMKM terlihat dari bazar yang menampilkan beragam produk lokal unggulan. Mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, sampai produk kreatif lainnya, semuanya dipamerkan sebagai bukti geliat ekonomi masyarakat Depok. Pengunjung tidak hanya belanja. Mereka juga bisa berbincang langsung dengan penjual, menanyakan bahan baku, proses produksi, sampai cerita di balik produk yang dibawa ke lapak.

Interaksi seperti itu penting. Soalnya, banyak UMKM lokal yang masih bergantung pada penjualan luring dan kedekatan personal dengan pembeli. Ketika festival memberi keramaian yang terarah, produk yang biasa luput dari perhatian bisa mendapat sorotan baru. Dari sana, peluang pesanan ulang dan promosi dari mulut ke mulut ikut terbuka.

Halaman:123Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda