CARACAS — Korban gempa Venezuela terus bertambah menjadi 1.430 orang tewas, sementara lebih dari 3.200 orang luka dan lebih dari 50.000 lainnya masih hilang setelah dua gempa berkekuatan 7,2 dan 7,5 mengguncang negara itu pada pekan ini. Di lapangan, tim penyelamat berpacu dengan waktu, tapi banyak keluarga sudah tak lagi mencari yang hidup.
Dampaknya terasa luas. Tragedi ini menghantam kawasan pesisir utara dekat Caracas, merusak bandara, memutus akses, dan memicu kemarahan warga yang menilai respons pemerintah terlalu lamban.
Korban gempa Venezuela naik saat masa emas pencarian tertutup
Para ahli kebencanaan menyebut 72 jam pertama setelah bencana sebagai jendela paling penting untuk menemukan korban yang masih hidup. Jendela itu kini lewat. Di banyak titik, pencarian berubah menjadi upaya menemukan jasad di bawah puing dan beton yang runtuh.
Di La Guaira, negara bagian pesisir yang paling parah terdampak di utara Caracas, suasana memburuk. Bau busuk menyengat, sirene ambulans terdengar tanpa henti, dan debu menempel di permukiman. Di bawah panas yang menyiksa, warga mulai mengenakan masker karena aroma pembusukan menyebar ke mana-mana.
“Kami yang menarik mereka keluar sendiri. Tidak ada bantuan yang datang,” kata seorang ibu kepada AFP setelah ia terpaksa membawa jenazah putrinya ke kamar jenazah di Caracas. Putrinya dan menantunya tewas tertimbun reruntuhan rumah mereka di La Guaira pada Rabu.
Karena pembusukan berjalan cepat, pasangan itu bahkan tidak sempat disemayamkan dengan layak. Cepat. Sangat cepat.
Kemarahan warga membesar di lokasi terdampak
Kemarahan terhadap pemerintah makin keras terdengar dari warga yang berjibaku di lokasi runtuhan. Mileidy Romero, salah satu warga yang mencari korban di Caraballeda, mengatakan ia melihat mayat bergelimpangan dan bayi-bayi yang belum dievakuasi.
“Pukul 8 malam masih ada orang hidup di bawah sana, dan mereka belum mau menolong. Kami sudah menemukan beberapa jasad, dan mereka juga belum membantu mengangkatnya,” ujarnya.
Di satu titik bangunan yang roboh, warga bahkan memblokir ekskavator agar tak pergi. Operator alat berat itu ditarik keluar dari kabin tak lama setelah petugas negara disebut berfoto di depan bangunan yang hancur lalu meninggalkan lokasi tanpa membantu.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.