Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI BISNIS

Kehilangan Momentum AI, Bursa China Terburuk Sejak 2001 – Market

Kehilangan Momentum AI, Bursa China Terburuk Sejak 2001 – Market
Foto: Pixabay/Pexels

Kevin Net, Head of Asian Equities di Financière de l’Echiquier (Paris), memilih jalur ini sejak awal tahun. “Sebagian besar tema yang kami sukai tercatat di Shanghai dan/atau Shenzhen — AI, industri, dan logam,” katanya. “Apa yang Anda temukan di bursa offshore adalah sektor konsumsi, internet, teknologi non-AI — yaitu sektor yang cenderung kami hindari.”

Di luar sektor teknologi domestik, kondisinya suram. Delapan dari 10 sektor industri CSI 300 mencatat penurunan. Saham konsumsi ambles lebih dari 20%.

Aset / Indeks Kinerja 2024 (ytd)
CSI 300 (pasar domestik China) +6% (ditopang hardware AI)
Hang Seng (Hong Kong) Level terendah vs MSCI sejak 1990
Saham konsumsi CSI 300 -20% lebih
Bitcoin -50% dari puncak 2023
Emas -25% dari puncak Januari
Magnificent Seven (AS) -6%

Kapan Kepercayaan Itu Bisa Kembali?

Pertanyaan itu belum terjawab. Selama konsumsi domestik China tidak pulih dan pemerintah Beijing menahan diri dari stimulus besar, tekanan pada saham-saham offshore kemungkinan bertahan.

Kemerosotan ini juga mengancam tren IPO yang sedang bergairah di Hong Kong. Jika investor asing terus menjauh dari pasar offshore China, pipeline IPO bisa ikut terdampak.

Yang menjadi ujian sesungguhnya: apakah investasi AI besar-besaran Tencent dan Alibaba bisa mulai menghasilkan pendapatan nyata sebelum kesabaran investor benar-benar habis. Jika raksasa teknologi China gagal membuktikan monetisasi AI dalam beberapa kuartal ke depan, label “uninvestable” yang sempat rontok tahun lalu bisa kembali menempel — kali ini lebih sulit dilepas.


Tiga poin utama:

1. Hang Seng menyentuh level terendah terhadap indeks dunia MSCI sejak 1990 — kinerja bursa China terburuk sejak 2001.

2. Tiga tekanan sekaligus: konsumsi domestik lesu, China kurang diuntungkan dari tren chip AI global, dan risiko regulasi kembali membayangi.

3. Tencent dan Alibaba membakar modal besar untuk AI, tapi pendapatan belum terbukti — dan tekanan geopolitik dari AS makin berat.

FAQ Singkat

Mengapa Hang Seng bisa jatuh lebih dalam dari pasar domestik China? Hang Seng didominasi perusahaan konsumsi, internet, dan teknologi non-chip — sektor yang paling terpukul tahun ini. Pasar domestik (CSI 300) lebih banyak berisi saham hardware dan industri yang justru sedang naik daun.

Apakah ini artinya saham China tidak menarik sama sekali? Tidak semua. Investor seperti Kevin Net masih menemukan peluang di pasar onshore Shanghai dan Shenzhen, terutama di sektor AI hardware, industri, dan logam.

Kapan kondisi bisa membaik? Kunci utamanya ada di dua hal: stimulus konsumsi dari Beijing, dan kemampuan Tencent serta Alibaba membuktikan bahwa investasi AI mereka menghasilkan pendapatan nyata dalam waktu dekat.

Halaman:123Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda