MADISON — pemilihan gubernur Wisconsin kembali berubah arah setelah David Crowley masuk lagi ke pertarungan pada Sabtu, dua pekan setelah ia menutup kampanyenya sendiri. Kali ini, eksekutif Milwaukee County itu mendapat dukungan menit akhir dari Gov. Tony Evers, langkah yang langsung mengubah peta primer Demokrat menjelang pemilihan Aug. 11.
Kembalinya Crowley datang saat Demokrat Wisconsin sedang berusaha memperbaiki posisi mereka di negara bagian medan pertempuran yang kerap ditentukan oleh selisih suara sangat tipis. Bagi partai itu, taruhannya jelas: menjaga kursi gubernur sekaligus mencoba merebut kendali mayoritas legislatif negara bagian, yang dikuasai Partai Republik sejak 2011.
Dukungan Evers menghidupkan ulang kampanye Crowley
Evers semula menolak memberi dukungan dalam kontestasi ini. Tapi pada Sabtu, ia berbalik mendukung Crowley dan menyebut dirinya kini “all in” untuk kandidat tersebut lewat unggahan media sosial. Evers juga memuji kepemimpinan Crowley dalam urusan penciptaan kerja dan penyeimbangan anggaran.
“He's not just a candidate who can win in November, but he’s the kind of person who cares about doing the job right,” tulis Evers dalam pernyataan yang dikutip Associated Press. Evers sendiri sedang berada dalam kunjungan dagang ke Afrika dan tidak hadir di acara peluncuran ulang kampanye Crowley di Milwaukee.
Crowley, 40, menyebut dukungan itu sebagai sinyal kepercayaan. Dalam acara tersebut, ia mengatakan bahwa “winning this election will require building the broadest possible coalition,” lalu menambahkan bahwa dukungan Evers “reflects his confidence that I have the experience” untuk memimpin dan menang.
Kampanye Crowley juga mendapat tenaga baru dari jaringan relawan yang ia sebut sudah kembali bersemangat. Ia mengatakan kepada AP bahwa para pemilih akan melihat “a much more aggressive campaign” pada pekan-pekan penutup primer. Ia menegaskan tidak akan masuk lagi ke arena ini jika tidak melihat jalur kemenangan.
Primer Demokrat yang kacau dan taruhannya ke November
Situasi Demokrat memburuk setelah Lt. Gov. Sara Rodriguez mengatakan pada Jumat bahwa ia meninggalkan pencalonannya untuk jabatan tertinggi negara bagian. Keputusan itu datang setelah skandal pendanaan kampanye, dan sebelumnya ia juga memecat manajer kampanye setelah menemukan dana yang tersedia jauh lebih sedikit dari perkiraan, menurut laporan AP.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.