Dalam hitungan industri, ini bukan sekadar kabar baik satu film. Ini tanda bahwa ruang bioskop masih bisa tumbuh ketika judulnya cukup besar dan formatnya cukup istimewa.
Di sosial media, reaksi penonton ikut memperkuat gaungnya. Ada yang bercanda bahwa mencoba menonton The Odyssey di 70mm lebih sulit daripada perjalanan Odysseus sendiri. Candaan itu terdengar ringan, tapi ada pesan di baliknya: kelangkaan juga bisa menjadi nilai jual.
Financial Post mencatat film ini baru satu akhir pekan tayang dan sudah hampir masuk daftar 10 besar box office, dengan total $263 million worldwide yang sudah menutup budget $250 million. Posisi itu membuat The Odyssey berpeluang besar menjadi salah satu penghasil pendapatan terbesar tahun ini, setelah Michael dan The Super Mario Galaxy Movie.
Sementara itu, dari sisi kreatif, Nolan sendiri belum menunjukkan tanda ingin melambat. Jpnn dan CNN Indonesia, mengutip pernyataan Nolan ke Today dan Variety, melaporkan sang sutradara merasa butuh setidaknya tiga tahun untuk kembali membuat film baru setelah The Odyssey. Ia menyebut proyek itu melelahkan, tetapi juga memang seharusnya sulit.
Di titik itu, pasar tampaknya sedang memberi jawaban yang cukup keras: penonton masih mau datang, asal yang ditawarkan memang terasa seperti peristiwa. Dan untuk studio, pesan itu mungkin lebih mahal daripada sekadar angka pembukaan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.