Senin, 3 Agustus 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Raup Omzet Rp483 Juta, Ribuan Siswa SMA-SMK Bangun 45 Perusahaan Lewat Student Company

Raup Omzet Rp483 Juta, Ribuan Siswa SMA-SMK Bangun 45 Perusahaan Lewat Student
Raup Omzet Rp483 Juta, Ribuan Siswa SMA-SMK Bangun 45 Perusahaan Lewat Student

BANDUNG — Ide bisnis dari bangku sekolah terbukti mampu bersaing di pasar riil. Sebanyak 1.172 hingga 1.173 siswa SMA dan SMK dari berbagai penjuru tanah air berhasil membuktikan kemandirian mereka dengan mendirikan 45 perusahaan siswa atau student company. Melalui inisiatif ini, mereka sukses mencatatkan omzet kolektif mencapai lebih dari Rp483 juta.

Program yang memfasilitasi kreativitas pelajar ini berjalan di bawah naungan Prestasi Junior Indonesia (PJI). Inisiatif tersebut diwujudkan melalui dua program utama, yakni Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) dan Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program (SCYEP). Pendekatan yang digunakan bukan sekadar simulasi di dalam kelas, melainkan praktik langsung di lapangan.

Praktik Bisnis Berbasis Pengalaman

Para pelajar terlibat dalam seluruh ekosistem bisnis yang sesungguhnya. Mulai dari mengidentifikasi kebutuhan pasar, riset pengembangan merek, perancangan strategi pemasaran, hingga pengelolaan keuangan yang ketat. Bahkan, mereka turut mempresentasikan ide bisnis tersebut langsung kepada calon konsumen hingga investor potensial untuk menguji daya saing produk yang mereka ciptakan.

Ketua Pengurus Prestasi Junior Indonesia, Pribadi Setiyanto, menegaskan bahwa tantangan utama bagi generasi muda saat ini adalah mengubah kreativitas menjadi inovasi nyata yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat. Baginya, program student company menjadi jembatan krusial yang mempertemukan sektor pendidikan dengan dunia usaha serta para mentor profesional.

“Berangkat dari berbagai tantangan di sekitar mereka, para pelajar menghadirkan solusi yang memanfaatkan material lokal, prinsip ekonomi sirkular, dan inovasi berbasis desain,” ujar Pribadi, Sabtu (1/8/2026).

Sebagai contoh, beberapa inovasi yang lahir dari para siswa ini meliputi pengolahan pelepah pisang menjadi bioleather serta pemanfaatan serat daun nanas sebagai bahan baku produk bernilai ekonomis tinggi.

Puncak Ajang Inovasi Nasional

Pencapaian program ini mencapai puncaknya pada ajang Prestasi Junior Indonesia Company of the Year (PJI COY) 2026 yang digelar di Senayan Park, Jakarta, pada 1 Agustus 2026. Kompetisi tersebut menjadi panggung bagi sembilan perusahaan siswa terbaik yang telah lolos seleksi ketat di tingkat nasional untuk unjuk gigi di hadapan publik dan juri ahli.

Keberhasilan program ini membawa dampak signifikan bagi ekosistem pendidikan kewirausahaan di Indonesia. Selain mencetak omzet yang tergolong impresif untuk ukuran pelajar, program ini secara langsung mengasah karakter, jiwa kepemimpinan, dan pola pikir strategis para siswa.

Hal ini menjadi modal berharga agar mereka lebih siap terjun ke dunia profesional maupun membangun bisnis mandiri setelah lulus sekolah, sekaligus mempercepat regenerasi pelaku ekonomi kreatif di tanah air.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda