Rabu, 19 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Penarikan Dana di Rusia Tembus 286,4 Miliar Rubel di Awal Agustus

Penarikan dana di Rusia memicu kekhawatiran
Penarikan dana di Rusia disebut memicu masalah likuiditas di sejumlah bank. (Ilustrasi: AI)

Serangan drone dan tekanan perang ikut memperbesar kecemasan

Lonjakan penarikan dana di Rusia juga datang ketika serangan drone Ukraina semakin intensif, menurut laporan The Washington Post. Dalam konteks perang yang belum mereda, sinyal seperti ini penting karena menunjukkan tekanan tidak hanya terjadi di medan tempur, tetapi juga di kepercayaan publik terhadap sistem keuangan Rusia.

Di saat yang sama, Ukraina terus menekan aset-aset vital Rusia. Kementerian pertahanan Ukraina menyebut Kyiv menargetkan agar 100% drone di garis depan dilengkapi kemampuan AI, bagian dari rencana membangun “AI-driven army” untuk identifikasi target, penyerangan, dan penilaian kerusakan tempur.

Pabrik listrik termal di Ukraina tengah juga dilaporkan berhenti beroperasi setelah terkena serangan Rusia, sementara pemerintah Ukraina menuding Presiden Vladimir Putin terus memperpanjang perang.

Di arena diplomatik, menteri luar negeri Ukraina Andrii Sybiha berterima kasih kepada Belgia atas dukungannya dan menyebut total kontribusi negara itu untuk upaya perang Ukraina bernilai lebih dari €4,6 miliar. Ia juga menulis bahwa lebih dari €1 miliar bantuan militer diberikan tahun ini, baik secara bilateral maupun lewat program multilateral.

Di sisi lain, serangan di jalur laut tetap jadi ancaman nyata. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan drone militernya menghantam kapal kargo yang membawa senjata dan peralatan untuk angkatan bersenjata Ukraina di Laut Hitam, tenggara Odesa, pada Selasa. Otoritas pelabuhan Ukraina menyebut ada 57 serangan Rusia terhadap kapal sipil sepanjang Juli dan 67 serangan ke infrastruktur pelabuhan.

Dengan koridor pelayaran Laut Hitam Ukraina yang nyaris tak bergerak, tekanan ekonomi dari perang diperkirakan semakin berat. Dan ketika nasabah Rusia mulai menarik dana dalam jumlah besar, pasar perbankan di negara itu ikut menanggung biaya dari perang yang tak juga berhenti.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda