Rabu, 26 Agustus 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Sepeda Rp60 dan 6.000 Mil: Kisah PK Mengejar Cinta ke Swedia

Sepeda Rp60 yang dipakai PK menuju Swedia
Sepeda Rp60 itu mengantar PK menempuh perjalanan panjang menuju Swedia. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Sepeda Rp60 pernah mengantar Pradyumna Kumar Mahanandia, atau PK, menempuh perjalanan hampir 6.000 mil selama 133 hari demi menyusul wanita yang dicintainya ke Swedia. Kisah itu berawal di Delhi pada 1975, ketika ia bertemu Lotta, perempuan asal Swedia yang sedang bepergian di India.

Ketika Lotta kembali ke negaranya, PK tidak punya uang untuk tiket pesawat. Maka pada Januari 1977, ia membeli sepeda bekas merek Raleigh seharga 60 rupee, menyiapkan kantong tidur, tenda kecil, dan perlengkapan melukis, lalu berangkat melintasi beberapa negara. Cerita perjalanan ini baru-baru ini dilaporkan The Telegraph dan kini menjadi dasar dokumenter The Cycle of Love.

Awal kisah cinta dari sebuah potret

PK saat itu berusia 26 tahun dan masih menempuh studi seni rupa di Delhi. Ia berasal dari Kandhapada, Odisha, dan mulai mencari nafkah dengan menggambar potret di dekat air mancur di pusat kota. Dari aktivitas itulah Lotta datang dan meminta potretnya dibuat.

Namun yang membuat PK yakin bukan hanya pertemuan singkat itu. Dalam bahan yang dilaporkan The Telegraph, keluarganya sejak lama memegang keyakinan soal takdir. Seorang peramal pernah mengatakan kepada ayah PK bahwa calon istrinya akan datang dari negeri yang jauh, menyukai musik, lahir di bawah tanda Taurus, dan “own a jungle”.

PK lalu menanyakan tanggal lahir Lotta. Ia lahir pada Mei dan berzodiak Taurus. PK juga menanyakan apakah Lotta musikal. Jawabannya, ya. Lotta menyanyi dan bermain piano. Pertanyaan terakhir membuatnya semakin percaya: apakah Lotta memiliki hutan?

Lotta menjelaskan bahwa kakeknya, seorang bangsawan Swedia, memiliki lahan dan hutan dekat Gothenburg. Setelah itu, PK mengatakan Lotta akan menjadi istrinya.

Lotta pun punya pengalaman yang terasa seperti pertanda. Menurut laporan The Telegraph, saat bekerja sebagai perawat di London, ia pernah menerima kalender bergambar roda batu besar dari Kuil Matahari Konark di Odisha. Ia menyukai gambar itu dan menyimpannya di dinding rumahnya.

Terpisah negara, tetap saling menulis

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 26 Agustus 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir