JAKARTA, JOURNALARTA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 1,69% ke level 6.277,04 pada Selasa, 22 September 2026. Namun, di tengah pelemahan pasar tersebut, beberapa saham justru mencatatkan kenaikan signifikan dan menjadi primadona bagi investor. Saham PT IMC Pelita Logistik (PSSI) memimpin daftar top gainer dengan lonjakan 20,56% di awal perdagangan, sementara PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) melesat 11,28%.
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Finnhub real-time menunjukkan, PSSI sempat menyentuh level tertinggi Rp444 sebelum ditutup melemah tipis ke Rp352. Sedangkan BSSR menguat signifikan, salah satunya didorong sentimen positif dari rencana pembagian dividen interim.
PSSI dan BSSR Pimpin Penguatan
Pada awal perdagangan Selasa, 22 September 2026 pukul 09.04 WIB, saham PSSI melesat 20,56% menjadi Rp434, menambahkan 74 poin. Kinerja PSSI di awal sesi perdagangan ini menunjukkan minat investor yang tinggi.
Sementara itu, BSSR menjadi bintang di penutupan perdagangan dengan kenaikan 11,28% ke harga Rp5.475. Harga pembukaan BSSR di Rp5.100 dan sempat mencapai Rp5.500. Kenaikan BSSR ini juga didukung oleh pengumuman dividen interim jumbo sebesar USD60 juta, yang setara dengan sekitar Rp406,2 per saham. Dividen ini menawarkan yield sekitar 8,3% dari harga penutupan Senin, dengan cum dividen pada 29 September 2026 dan pembayaran pada 9 Oktober 2026. Perusahaan juga mencatat kinerja positif di semester I-2026, dengan penjualan USD361,1 juta atau naik 11% Year-on-Year (YoY), serta laba bersih USD63 juta, meningkat 27% YoY.
Daftar Lengkap Top Gainer Sesi Awal
Berdasarkan data Trenasia pukul 09.04 WIB, berikut adalah 20 saham yang menjadi top gainer di awal perdagangan:
| No | Kode | Nama | Naik % | Harga |
|---|---|---|---|---|
| 1 | PSSI | IMC Pelita Logistik | +20,56% | Rp434 |
| 2 | DYAN | Dyandra Media International | +18,60% | Rp102 |
| 3 | AGAR | Asia Sejahtera Mina | +14,35% | Rp2.630 |
| 4 | INTD | Inter-Delta | +11,76% | Rp342 |
| 5 | WAPO | Wahana Pronatural | +11,21% | Rp258 |
| 6 | TGUK | Platinum Wahab Nusantara | +9,90% | Rp111 |
| 7 | TRUK | Guna Timur Raya | +9,86% | Rp1.560 |
| 8 | BIKE | Bhineka Inovasi Ketahanan Energi | +9,71% | Rp1.130 |
| 9 | FLMC | Falmaco Nonwoven Industri | +9,62% | Rp114 |
| 10 | URBN | Urban Jakarta Propertindo | +9,57% | Rp252 |
| 11 | DMND | Diamond Food Indonesia | +9,23% | Rp710 |
| 12 | SONA | Sona Topas Tourism Industry | +9,13% | Rp2.510 |
| 13 | BTEK | Bumi Teknokultura Unggul | +9,09% | Rp12 |
| 14 | WINR | Winner Nusantara Jaya | +8,70% | Rp25 |
| 15 | HADE | Himalaya Energi Perkasa | +8,33% | Rp26 |
| 16 | SEMA | Semacom Integrated | +7,32% | Rp264 |
| 17 | BSSR | Baramulti Suksessarana | +7,22% | Rp5.275 |
| 18 | SRSN | Indo Acidatama | +6,45% | Rp132 |
| 19 | TFCO | Tifico Fiber Indonesia | +6,25% | Rp850 |
Pergerakan Saham LQ45 dan Suspensi BEI
Beberapa saham yang tergabung dalam indeks LQ45 juga menunjukkan penguatan di pagi hari. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 5,76% ke Rp1.560, dipicu oleh kenaikan harga minyak Brent yang mencapai $106 per barel. Selain itu, ADMR naik 1,95% ke Rp1.565, AMMN naik 1,72% ke Rp4.740, ESSA naik 1,67% ke Rp610, EXCL naik 1,65% ke Rp2.460, dan CUAN naik 1,61% ke Rp945.
Dalam upaya melindungi investor, BEI melakukan suspensi terhadap dua saham yang mengalami kenaikan tidak wajar. Saham Wahana Pronatural (WAPO), yang naik 85,6% dalam sebulan dan 43,3% Year-to-Date (YTD), disuspensi pada sesi I. Demikian pula dengan Wahana Inti Makmur (NASI), yang melesat 101,3% dalam sebulan dan 170,3% YTD, juga disuspensi pada sesi I. Kebijakan ini bertujuan memberikan waktu bagi investor untuk mencerna informasi dan menghindari keputusan yang terburu-buru.
Konteks Pasar dan Saham Teraktif
Meskipun ada beberapa saham yang terbang tinggi, anjloknya IHSG sebesar 1,69% disebabkan oleh tekanan dari saham-saham berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi pemberat utama dengan penurunan 14,6 poin, diikuti PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang turun 7,74 poin, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) anjlok 2,98 poin. Ini menunjukkan bahwa pergerakan pasar secara keseluruhan masih sangat dipengaruhi oleh saham-saham unggulan.
Sementara itu, beberapa saham mencatatkan volume transaksi teraktif di pagi hari. Saham TRUE diperdagangkan sebanyak 1,45 miliar saham, BUMI 1,23 miliar saham, SRSN 659 juta saham, COCO 382 juta saham, dan BNBR 360 juta saham. Tingginya volume ini sering kali menarik perhatian para ‘bandar’ atau investor institusi besar.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.