SOLOK — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang mengerahkan personelnya ke Kabupaten Solok malam ini setelah banjir bandang menghantam kawasan setempat sekitar pukul 20.00 WIB. Hujan lebat yang mengguyur sejak pukul 18.00 WIB memicu aliran sungai meluap dan membawa material besar berupa lumpur serta batu-batu besar.
Kepala SAR Padang Abdul Malik mengatakan tim langsung diberangkatkan setelah mendapat informasi bencana. “Setelah mendapatkan informasi bencana alam di Solok, tim langsung diberangkatkan ke Solok malam ini,” ujarnya di Padang, Senin malam.
Sampai pukul 22.00 WIB, Kantor SAR belum memperoleh data tentang korban jiwa atau yang hilang. Tim yang dikirim fokus melakukan penanganan awal dan proses evakuasi seandainya diperlukan.
Padang Sebagai Titik Terdekat
Abdul Malik menjelaskan personel sengaja dikirim dari Padang karena menjadi titik terdekat dari lokasi bencana di Arosuka. Kabupaten Solok sendiri belum memiliki Pos SAR tersendiri. “Personel SAR Padang yang telah dikirim ke Solok akan langsung melakukan survei guna memperoleh data, jika ada korban maka langsung melakukan tindakan SAR,” jelasnya.
Tim yang dikirim juga akan memberikan informasi sebagai pedoman bagi Kantor SAR Padang untuk menentukan apakah perlu penambahan personel dan peralatan lebih lanjut.
Selain personel, SAR Padang juga mengerahkan berbagai perlengkapan pencarian termasuk peralatan SAR air, mountaineering, evakuasi, medis, dan komunikasi.
Akses Jalan Terputus, Kantor Pemerintah Rusak
Dampak banjir bandang terasa cukup serius. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Ilham Wahab menyebut jalan lintas Sumatera Padang-Solok terputus total di depan kantor bupati, tepatnya di Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang. Material lumpur mencapai ketinggian 60-70 sentimeter dan bercampur dengan bebatuan berukuran besar.
“Kantor PU rusak berat, dan ada juga beberapa kantor lain yang rusak. Beberapa rumah warga juga rusak berat,” ujar Ilham. Satu jembatan putus diterjang banjir bandang tersebut, memutuskan sepenuhnya konektivitas antar daerah.
Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Akbar Kharisma Tanjung, mengimbau pengendara untuk tidak memaksakan diri melintas. Sebagai alternatif, pengendara dari Solok menuju Padang bisa menggunakan rute melalui Kota Padang Panjang. “Malam ini jalan Solok-Padang tidak bisa dilewati.
Kami imbau kepada pengendara agar tidak memaksakan diri untuk ke Solok, maupun yang dari Solok yang hendak menuju Padang,” kata Akbar.
Imbauan SAR untuk Masyarakat
SAR Padang mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati di tengah cuaca ekstrem dan segera melapor jika membutuhkan bantuan. Otoritas juga meminta warga dan pengendara untuk meninggalkan lokasi terjadinya banjir bandang, mengingat potensi terjadinya banjir bandang susulan secara tiba-tiba akibat kondisi hujan yang masih berlangsung.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.