Minggu, 8 November 2026 WIB
NASIONAL

Banjir Bandang di Solok: Korban Jiwa hingga Bangunan Rusak

Banjir Bandang di Solok
Banjir Bandang di Solok

Upaya Pencarian dan Penyelamatan Terus Berjalan

Wakil Bupati Solok Candra menyampaikan tim masih bekerja di lapangan. “Ada tiga tim dan melakukan penelusuran,” ujarnya saat dihubungi wartawan pada Selasa. Korban luka telah dievakuasi untuk mendapat perawatan di Semen Padang Hospital dan RSUD Arosuka Solok.

Brimob Polda Sumatera Barat mengerahkan dua tim SAR untuk menangani dampak banjir bandang. Tim pertama berasal dari Mako Padang Sarai, Kota Padang, dengan kekuatan dua SSK. Tim kedua berasal dari Mako Yon B Kota Padang Panjang dengan kekuatan satu peleton.

Personel membawa sejumlah peralatan untuk mendukung pencarian dan evakuasi, antara lain 60 pelampung, 75 helm SAR, 40 cangkul, 40 sekop, dua chain saw, dua tali karmantel, 10 karabiner, serta lima body harness.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menekankan prioritas Polri. “Begitu bencana terjadi, Polri langsung bergerak untuk menyelamatkan dan melayani masyarakat.

Prioritas kami adalah keselamatan warga, pencarian terhadap masyarakat yang masih dilaporkan hilang, evakuasi korban, serta pembersihan material yang menutup akses dan fasilitas masyarakat,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

Personel Polri juga menyiapkan Mapolres Solok sebagai tempat pengungsian, lengkap dengan pelayanan kesehatan, dapur lapangan, dan trauma healing.

Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan

Polri mengerahkan alat berat untuk membantu membersihkan material yang menutup akses. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade mengirimkan tiga unit ekskavator dan dua unit dump truck ke lokasi terdampak setelah berkoordinasi dengan Bupati Solok Jon Firman Pandu.

“Turut berduka atas bencana galodo yang melanda Kabupaten Solok. Setelah berkoordinasi dengan Bupati Solok, sesuai aspirasi dari Pak Bupati, saya langsung menindaklanjuti kebutuhan di lapangan dengan mengirimkan tiga unit ekskavator dan dua dump truck untuk membersihkan puing dan sampah yang disebabkan oleh bencana galodo,” kata Andre pada Selasa.

Warga mengungsi ke tiga lokasi darurat: Mapolres Solok, Rumah Dinas Wakil Bupati Solok, dan Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Solok. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan telah mengeluarkan peringatan dini sebelum banjir bandang terjadi dalam rentang tujuh hari, tiga hari, dan satu hari sebelumnya.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuKuis Sejarah Hari Pahlawan: 10 Soal Pertempuran Surabaya 1945, Berapa Skormu? →
TRENDING LPDP 2027 Belum Dibuka: Status Tahap 2 2026, Timeline, Jenis Beasiswa, dan Syarat