Jumat, 9 Oktober 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Aceh Barat Siaga Banjir, Curah Hujan Diprediksi Tinggi hingga 2027

Aceh Barat Siaga Banjir, Curah Hujan Diprediksi Tinggi hingga 2027
Aceh Barat Siaga Banjir, Curah Hujan Diprediksi Tinggi hingga 2027

ACEH BARAT — Aceh Barat memperkuat kesiapsiagaan banjir setelah BMKG memprediksi curah hujan tinggi di wilayah barat selatan Aceh hingga awal 2027. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyiapkan mitigasi, mengajak warga waspada, serta mengantisipasi gangguan pasokan kebutuhan pokok jika bencana terjadi.

Bupati Aceh Barat Tarmizi menyampaikan peringatan itu saat apel siaga akbar tingkat kabupaten di Lapangan Bola Kaki Teuku Umar, Kecamatan Johan Pahlawan, Kamis (8/10/2026). Menurutnya, pengalaman bencana sebelumnya menjadi pertimbangan untuk bergerak lebih awal, bukan menunggu banjir datang.

“Kita belajar dari pengalaman tahun yang lalu, prediksi BMKG sesuai dan juga prediksi BMKG pada tahun ini sampai awal tahun 2027 intensitas hujan akan tinggi, dan berdasarkan pengumuman yang dirilis baru-baru ini wilayah barat selatan Aceh paling tinggi curah hujannya,” kata Tarmizi.

Aceh Barat Siaga Banjir dengan Mitigasi dan Koordinasi

Tarmizi mengatakan sejumlah wilayah di kawasan barat selatan Aceh telah dilanda banjir yang merusak infrastruktur. Kerusakan itu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat langkah pencegahan dan mengurangi risiko saat cuaca ekstrem kembali terjadi.

Upaya mitigasi, kata dia, diarahkan terutama untuk melindungi keselamatan warga. Pemerintah daerah juga mengandalkan kerja bersama lintas lembaga dan sosialisasi agar masyarakat memahami risiko serta mengetahui pentingnya tetap siaga.

“Oleh karena itu kita ingin ada langkah mitigasi supaya meminimalisir dampak dari musibah terutama agar tidak ada korban jiwa. Dalam hal ini ada kolaborasi semua stakeholder yang nantinya kita atas nama kabupaten sudah siap dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar siaga dan waspada terhadap bencana,” ujarnya.

Bencana alam tidak selalu dapat dicegah, tetapi kesiapan pemerintah, aparat, dan masyarakat dapat membantu menekan dampaknya. Bagi warga, kesiapsiagaan ini berkaitan langsung dengan keselamatan sekaligus kelancaran memperoleh kebutuhan sehari-hari apabila banjir mengganggu aktivitas dan distribusi barang.

Pasokan pangan dan bahan bakar ikut diantisipasi

Pemkab Aceh Barat juga berencana berkoordinasi dengan distributor makanan, Pertamina, dan pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah tersebut disiapkan untuk mengantisipasi hambatan distribusi, penimbunan barang, serta kenaikan harga yang tidak wajar saat bencana.

Pengawasan pasokan menjadi bagian penting dari kesiapsiagaan karena dampak banjir tidak berhenti pada kerusakan infrastruktur. Jika jalur distribusi terganggu, warga dapat menghadapi kesulitan memperoleh barang pokok, termasuk gas dan bahan bakar. Pemerintah daerah menyatakan ingin membahas antisipasi itu sebelum kondisi darurat terjadi.

“Kita juga akan segera memanggil distributor makanan, Pertamina dan pemilik SPBU sehingga nanti tidak ada penimbunan ataupun permainan harga barang termasuk gas dan lain-lain, makanya kita antisipasi dari awal,” ujar Tarmizi.

Pemkab menyebut apel siaga telah digelar di seluruh 12 kecamatan. Kegiatan di tingkat kecamatan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Muspika, tokoh masyarakat, keuchik, ketua pemuda, serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).

Apel siaga akbar kabupaten pada Kamis itu dipimpin Komandan Korem 012/Teuku Umar Kolonel Infanteri Windarto. Bupati Tarmizi, Wakil Bupati Said Fadheil, jajaran Forkopimda, dan kepala satuan kerja perangkat kabupaten turut hadir di Lapangan Bola Kaki Teuku Umar.

Windarto menyatakan TNI siap mendukung langkah mitigasi Pemkab Aceh Barat menghadapi potensi bencana akibat peningkatan intensitas hujan dalam beberapa bulan mendatang. Dukungan aparat itu menjadi bagian dari koordinasi yang disiapkan pemerintah daerah bersama unsur setempat.

Dengan prediksi hujan tinggi yang disebut berlangsung hingga awal 2027, pemerintah daerah menempatkan kesiapan warga dan antisipasi pasokan sebagai perhatian bersamaan. Tarmizi mengatakan, “makanya kita antisipasi dari awal.”

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 9 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online