Senin, 12 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Breaking! IHSG Anjlok 1%

IHSG anjlok 1% saat layar perdagangan saham bergerak merah
Layar perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia saat IHSG melemah. (Ilustrasi: AI)

Data China berpengaruh pada ekspor Indonesia

China akan merilis data inflasi konsumen dan produsen September pada 14 Oktober. Angka terbaru akan memberi petunjuk mengenai permintaan domestik dan tekanan biaya di ekonomi terbesar kedua dunia itu.

Pada Agustus, inflasi konsumen China mencapai 0,8 persen secara tahunan, naik dari 0,5 persen pada Juli. Inflasi produsen meningkat menjadi 3,8 persen dari 3,5 persen. Perubahan ini diperhatikan karena China merupakan mitra dagang utama Indonesia dan pasar penting bagi ekspor komoditas nasional.

Neraca perdagangan China untuk September juga dijadwalkan diumumkan pada hari yang sama. Pada Agustus, surplus perdagangan negara itu mencapai US$119,09 miliar. Ekspor tumbuh 25 persen secara tahunan menjadi US$401,44 miliar, sementara impor naik 28,2 persen menjadi US$282,36 miliar.

Jika impor China terus tumbuh, permintaan terhadap barang dan komoditas dari Indonesia berpotensi ikut terdorong. Sebaliknya, data yang melemah dapat menjadi sinyal bahwa permintaan dari mitra dagang utama itu belum cukup kuat. Karena itu, rilis tersebut menjadi salah satu petunjuk yang dicermati pelaku pasar, bukan sekadar angka perdagangan luar negeri.

Sentimen domestik pekan ini relatif sepi, tetapi perhatian politik diperkirakan menghangat menjelang peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Perkembangan itu turut masuk dalam daftar faktor yang dapat membentuk suasana pasar, bersama kabar geopolitik dan agenda ekonomi global.

Di luar data ekonomi, Presiden AS Donald Trump mengatakan pemerintahannya mempertimbangkan membantu Arab Saudi menyerang kelompok Houthi di Yaman setelah serangan mematikan di Bandara Riyadh. Langkah tersebut berpotensi membuka front baru dalam perang Iran. “Kami mungkin akan melakukannya.

Kami akan mempertimbangkannya,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Sabtu (10/10/2026), seperti dikutip Reuters.

Pada pukul 10.48 WIB, nilai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencapai sekitar Rp3,74 triliun.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair