Selasa, 3 November 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Kampung Nelayan Merah Putih: 1.069 Masih Dibangun

Kampung Nelayan Merah Putih
Kampung Nelayan Merah Putih

JAKARTA — Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih masih mengejar target operasi tahun ini: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut 1.069 lokasi sedang dikonstruksi menjelang tenggat 24 Desember 2026. Progres itu ia siapkan untuk dilaporkan dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Bagi masyarakat pesisir, pekerjaan yang belum rampung menentukan kapan fasilitas pendukung perikanan dapat digunakan. Trenggono mengatakan 100 kampung sudah beroperasi, sementara pemerintah menargetkan total 1.360 Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun ini.

Angka 1.069 lokasi dalam konstruksi dan tenggat 24 Desember juga muncul dalam keterangan Trenggono yang dihimpun secara terpisah. Namun, keterangannya dalam bahan utama memuat perbedaan angka: satu bagian menyebut 1.269 lokasi dalam konstruksi, sementara kutipan langsung menyebut 1.069.

Karena itu, angka 1.069 digunakan di sini dengan atribusi pada pernyataan Trenggono dan konteks laporan pembanding.

Progres Kampung Nelayan Merah Putih menuju tenggat

Sebelum memasuki rapat, Trenggono mengatakan data perkembangan program telah disiapkan jika Presiden meminta laporan. “Aku sih siap aja. Datanya siap. Jadi, kalau di dipanggil nanti urusan itu kan ya,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono kepada awak media di Istana Negara.

Ia menyampaikan target pembangunan 1.360 kampung pada tahun ini. Dari jumlah itu, 100 lokasi disebut sudah beroperasi dan 1.069 masih dalam tahap konstruksi, dengan penyelesaian yang ditargetkan pada 24 Desember.

Perbedaan angka di satu bagian keterangan awal perlu dibaca bersama angka dalam kutipan Trenggono dan laporan pembanding. Bahan utama menyebut 1.269 lokasi dalam konstruksi pada uraian program, tetapi kutipan langsungnya menyatakan 1.069. Laporan pembanding juga mencatat angka 1.069 serta target penyelesaian pada tanggal yang sama.

Fasilitas menentukan manfaat bagi nelayan

Pembangunan kampung bukan semata soal merampungkan bangunan. Fasilitas yang bisa dipakai akan menentukan apakah lokasi tersebut mendukung pekerjaan nelayan dan aktivitas ekonomi setempat. Karena itu, capaian konstruksi perlu diikuti kesiapan operasional.

Dalam penjelasan program yang disampaikan pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kampung Nelayan Merah Putih dirancang dengan konsep hub dan penyangga. Tipe hub direncanakan memiliki fasilitas lebih lengkap, termasuk cold storage, pabrik es, dermaga, docking dan bengkel nelayan, serta Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan. Tipe penyangga berfokus pada kebutuhan dasar perikanan tangkap.

Perbedaan fasilitas itu membuat progres pembangunan punya dampak langsung bagi warga pesisir. Pabrik es dan penyimpanan dingin, misalnya, berkaitan dengan penanganan hasil tangkapan, sedangkan dermaga mendukung aktivitas nelayan. Manfaatnya bergantung pada penyelesaian pembangunan dan kesiapan fasilitas untuk beroperasi, bukan hanya tercapainya angka konstruksi.

Program tersebut juga diarahkan untuk membantu kegiatan ekonomi masyarakat nelayan. Dalam paparan KKP, pembangunan pada periode 2025–2026 direncanakan mencakup 1.369 lokasi. Pejabat KKP memperkirakan sekitar 563.600 nelayan akan menerima manfaat, dengan sasaran sekitar 2,2 juta keluarga jika anggota keluarga turut dihitung.

Rapat terbatas membahas perkembangan program

Trenggono menghadiri rapat bersama Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan. Sejumlah pejabat lain yang hadir antara lain Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, serta Menteri ESDM yang juga menjabat Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia.

Para pejabat belum mengungkap materi rapat. Laporan perkembangan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu data yang telah disiapkan Trenggono untuk dibawa apabila diminta Presiden. Ia mengatakan, “Target tahun ini kan 1.360. Nah jadi yang 100 sudah jadi, sudah beroperasi. Lalu yang 1.069 dalam konstruksi, 24 Desember selesai, ya,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

Uji dirimuTes Logika Ringan: 10 Soal Asah Otak, Berapa Skormu? →
TRENDING Hari Pahlawan 2026: Selasa 10 November, Kisah Surabaya dan Status Tema Kemensos