Jumat, 6 November 2026 WIB
EKONOMI

BEI Suspensi Saham MENN dan SOUL, Ini Penyebabnya

BEI Suspensi Saham MENN dan SOUL, Ini Penyebabnya
BEI Suspensi Saham MENN dan SOUL, Ini Penyebabnya. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Suspensi saham MENN dan SOUL oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) berlaku sejak Sesi I perdagangan pada 2 November 2026 karena kedua emiten belum menyampaikan laporan keuangan interim per 30 Juni 2026. Pembatasan itu membuat perdagangan saham masing-masing perusahaan dihentikan di pasar sesuai status suspensinya.

BEI menjatuhkan suspensi kepada PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) dan PT Mitra Tirta Buwana Tbk (SOUL). Keduanya tercatat di Papan Akselerasi dan belum memenuhi kewajiban pelaporan tanpa disertai Laporan Akuntan Publik.

Dampaknya tidak sama untuk kedua saham. MENN disuspensi di seluruh pasar, sedangkan SOUL hanya dihentikan perdagangannya di pasar reguler dan pasar tunai.

Kenapa saham MENN dan SOUL disuspensi?

BEI menyatakan keputusan itu berkaitan dengan belum masuknya laporan keuangan interim kedua perusahaan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026. Laporan yang dimaksud juga belum disertai Laporan Akuntan Publik, sebagaimana disyaratkan dalam ketentuan pencatatan di Papan Akselerasi.

Dalam pengumumannya, BEI merujuk Ketentuan VIII.2.2 Peraturan Bursa Nomor I-V tentang ketentuan khusus pencatatan saham dan efek bersifat ekuitas selain saham yang diterbitkan perusahaan tercatat di Papan Akselerasi.

Aturan lain yang menjadi dasar ialah Ketentuan IX.3.4 dalam peraturan yang sama. Ketentuan itu mengatur suspensi bagi perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan keuangan hingga memasuki awal bulan keempat sejak batas akhir penyampaian.

BEI menyebut pemantauan dilakukan sampai 31 Oktober 2026. Dalam keterangannya, bursa mencatat ada dua perusahaan yang belum menyampaikan laporan keuangan interim per 30 Juni 2026 tanpa Laporan Akuntan Publik.

Bagaimana suspensi saham MENN dan SOUL berlaku?

Suspensi MENN mencakup seluruh pasar. Untuk SOUL, pembatasan hanya berlaku di pasar reguler dan pasar tunai. Perbedaan cakupan ini penting bagi investor karena status perdagangan tiap saham tidak identik.

BEI menetapkan suspensi tetap berlaku mulai Sesi I pada 2 November 2026. Artinya, investor perlu memperhatikan kode saham yang dimiliki dan cakupan pasar yang terkena penghentian sebelum mengambil keputusan terkait transaksi.

Penghentian perdagangan juga membuat kewajiban keterbukaan informasi menjadi perhatian langsung bagi pemegang saham. Laporan keuangan memberi gambaran kondisi perusahaan; ketika penyampaiannya tertunda, investor kehilangan informasi berkala yang semestinya tersedia untuk menilai perkembangan emiten.

Karena itu, kasus MENN dan SOUL bukan sekadar soal jadwal administrasi. Status suspensi dapat membatasi ruang investor untuk memperdagangkan saham, dengan dampak berbeda antara MENN yang dihentikan di seluruh pasar dan SOUL yang disuspensi di dua pasar.

Keputusan BEI mulai berlaku pada 2 November 2026, sementara pemantauan bursa mencatat kedua emiten belum menyampaikan laporan hingga 31 Oktober 2026.

(AN)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Fakta atau hoaks? Uji kejelianmuFakta atau Hoaks? 6 Kabar Viral Awal November 2026 →
TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair