AISI memperkirakan penjualan sepanjang tahun dapat melewati 6,5 juta unit. Jika tercapai, hasil itu akan melampaui catatan 2015 yang mencapai 6.480.155 unit. Penjualan setelah periode tersebut sempat berada di sekitar 5 juta unit per tahun, sebelum meningkat lagi menjadi sekitar 6 juta unit pada 2018 dan 2019.
Perbandingan itu memberi ukuran bagi target industri tahun ini. Bukan sekadar pemulihan dari periode penjualan yang lebih rendah, capaian di atas 6,5 juta unit akan menjadi rekor baru menurut proyeksi AISI.
Dampak siklus penggantian bagi industri dan mobilitas
Permintaan penggantian membuat pasar tidak sepenuhnya bergantung pada pertumbuhan jumlah pemilik motor. Produsen dan diler tetap dapat menjangkau konsumen yang sudah memiliki kendaraan, sementara pembeli baru memperluas basis pasar.
Pola itu penting bagi industri otomotif nasional karena motor masih digunakan untuk mobilitas sehari-hari dan kebutuhan komersial. Perannya juga melampaui perjalanan pribadi: kendaraan roda dua dapat menunjang aktivitas bisnis, menurut AISI.
Bagi masyarakat, besarnya pasar berarti motor tetap menjadi pilihan transportasi yang relevan dalam beragam kebutuhan. Sementara bagi industri, penjualan bergantung pada dua arus permintaan sekaligus: pembelian pertama dan pembaruan unit lama.
Thomas berharap penyelenggaraan IMOS tahun ini ikut mendorong pasar kembali bergairah pada 2027. “Harapannya dengan IMOS tahun ini bisa menjadi tonggak menggairahkan market kembali di 2027 tentunya,” jelasnya.
Jika proyeksi AISI terwujud, penjualan tahun ini akan menembus 6,5 juta unit dan melewati rekor 2015 sebesar 6.480.155 unit.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.