Sabtu, 7 November 2026 WIB
DAERAH

Data Bansos Banyumas Tembus 209.176 KK, Ini Peran Agen

Agen Perlinsos mendampingi warga dalam pemutakhiran Data Bansos Banyumas
Para Agen Perlinsos membantu warga memperbarui data perlindungan sosial di Banyumas. (Ilustrasi: AI)

PURWOKERTO — Data Bansos Banyumas mencakup 209.176 kepala keluarga atau 32,21 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional, menurut Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Capaian itu disampaikan Gus Ipul saat mengapresiasi para Agen Perlindungan Sosial di GOR Satria, Purwokerto, Minggu (1/11/2026) malam.

Sebanyak 8.217 orang dari berbagai unsur di Banyumas telah menjadi Agen Perlinsos. Mereka membantu keluarga melakukan registrasi ulang dan memperbarui data dalam sistem perlindungan sosial digital.

Besarnya angka itu bukan berarti seluruh keluarga otomatis menerima bantuan sosial. Sistem digunakan untuk memperbarui data, sementara penentuan kelayakan penerima dilakukan melalui mekanisme yang terintegrasi.

Bagaimana agen membantu pemutakhiran Data Bansos Banyumas?

Agen Perlinsos mendampingi masyarakat saat mendaftar ulang dan menggunakan mekanisme usul serta sanggah. Peran mereka membantu warga menyampaikan data dan kondisi ekonomi agar catatan dalam sistem sesuai dengan keadaan di lapangan.

Di hadapan peserta kegiatan, Gus Ipul mengatakan sistem perlindungan sosial digital menghubungkan data pemerintah dari sejumlah instansi. Integrasi itu mencakup Dukcapil, Samsat, ATR/BPN, PLN, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Jadi datanya terhubung dengan Dukcapil, terhubung dengan Samsat, terhubung dengan ATR/BPN, terhubung dengan PLN, terhubung dengan BPJS Kesehatan, terhubung dengan BPJS Ketenagakerjaan, dan nanti akan terhubung dengan semua data milik pemerintah,” kata Gus Ipul.

Ia menjelaskan, Agen Perlinsos bukan pihak yang memutuskan seseorang layak menerima bantuan. Penilaian kelayakan dilakukan oleh sistem berbasis kecerdasan buatan atau AI, sedangkan agen bertugas membantu proses registrasi ulang bagi keluarga yang ingin mengajukan diri.

Perbedaan peran ini penting bagi warga. Pendampingan agen dapat membantu proses pembaruan dan pengajuan, tetapi keputusan penerima bantuan tidak berada di tangan relawan yang membantu mendaftar.

Usul dan sanggah membuka koreksi data

Muhammad Mubarok, perangkat Desa Cilongok yang menjadi Agen Perlinsos, telah membantu mendaftarkan 360 orang. Ia mengatakan mekanisme sanggah dapat dipakai ketika hasil dalam sistem berbeda dari kondisi ekonomi warga yang ia temui.

“Saya pernah mendaftarkan warga masyarakat, itu ternyata hasilnya adalah tidak layak, tapi di kondisi di lapangan itu seharusnya layak mendapatkan bantuan. Sehingga saya ajukan sanggahan, sesuai dengan kondisi ekonomi. Sekarang hasilnya sudah berubah,” kata Mubarok.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Fakta atau hoaks? Uji kejelianmuFakta atau Hoaks? 6 Kabar Viral Awal November 2026 →