Sabtu, 7 November 2026 WIB
OLAHRAGA

PSIM Yogyakarta vs Dewa United 1-2: Gol Menit 90+5

PSIM Yogyakarta vs Dewa United 1-2
PSIM Yogyakarta vs Dewa United 1-2

BANTUL — PSIM Yogyakarta kalah 1-2 dari Dewa United pada pekan kesembilan Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat, setelah Taisei Marukawa mencetak gol pada menit 90+5. Kekalahan di kandang itu datang pada fase akhir laga yang sebelumnya berjalan terbuka dan saling menyerang.

Dewa United unggul lebih dulu melalui penalti Denilson Junior pada menit ke-10. PSIM menyamakan kedudukan lewat Ezequiel Vidal pada menit ke-66, sebelum Marukawa memastikan kemenangan tim tamu pada masa tambahan waktu.

PSIM Yogyakarta vs Dewa United: bagaimana laga berubah?

Kedua tim langsung bermain agresif. Dewa United memimpin dari titik penalti, tetapi PSIM merespons dan membuat pertandingan kembali seimbang lewat gol Vidal pada babak kedua.

Setelah skor imbang, Dewa United sempat kembali mengancam. Sundulan Jean Mangabeira pada menit ke-70 membentur mistar gawang yang dijaga Cahya Supriadi. Peluang itu belum mengubah skor, tetapi menunjukkan tekanan tim tamu tetap berlanjut.

Drama datang di ujung laga. Pada menit 90+5, Marukawa menerobos pertahanan PSIM lalu melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal dihentikan Cahya. Gol tersebut mengakhiri perlawanan tuan rumah dan mengubah hasil dari imbang menjadi kemenangan Dewa United.

Konsentrasi PSIM buyar pada fase akhir

Pelatih PSIM Risto Vidakovic menilai timnya tampil cukup baik menghadapi lawan yang berada di papan atas klasemen. Namun, ia melihat konsentrasi pemain menurun saat pertandingan mendekati akhir.

Risto mengatakan PSIM kehilangan fokus dalam 10 menit terakhir dan tidak membaca serangan lawan dengan tepat. Ia juga menilai permainan terbuka membuat timnya memberi ruang kepada pemain cepat Dewa United untuk melancarkan serangan balik.

Pengakuan itu memberi gambaran soal perbedaan antara bertahan agresif dan menjaga keseimbangan. PSIM mampu menekan dan membalas gol, tetapi ruang yang terbuka menjadi celah ketika Dewa United menyerang pada momen krusial. Satu keputusan terlambat membaca pergerakan lawan berujung pada gol penentu.

Risto tetap mengapresiasi kerja para pemainnya dan meminta mereka melanjutkan semangat yang sama sambil menghindari kesalahan serupa. Ia juga menyoroti keputusan wasit, termasuk penalti untuk Dewa United dan penghentian permainan pada menit-menit awal. Namun, ia tidak menjadikan kepemimpinan wasit sebagai satu-satunya alasan kekalahan.

Dampak kekalahan bagi PSIM

Kekalahan ini membuat PSIM harus mengevaluasi cara menutup pertandingan, terutama saat memilih tetap bermain terbuka di fase akhir. Bagi Dewa United, gol Marukawa menunjukkan bahwa tekanan dan kecepatan serangan balik dapat menghasilkan peluang bahkan ketika laga tampak akan berakhir imbang.

Pelajaran terdekat bagi PSIM ada pada pengelolaan ruang dan konsentrasi setelah memasuki menit-menit penutup. Risto menegaskan timnya perlu meneruskan semangat yang ditunjukkan, sambil memperbaiki kesalahan yang memberi Dewa United kesempatan mencetak gol kemenangan.

(PE)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Fakta atau hoaks? Uji kejelianmuFakta atau Hoaks? 6 Kabar Viral Awal November 2026 →