BANDUNG — Kebakaran Pool Damri Bandung pada Minggu (8/11/2026) membuat 10 bus hangus dan 12 rumah warga terbakar. Api dari kawasan pool di Jalan Kebon Kawung merambat ke permukiman, sehingga petugas harus menangani kebakaran di area kendaraan dan rumah warga.
Api cepat meluas saat angin kencang bertiup di sekitar lokasi. Rumah-rumah dengan material kayu dan konstruksi semi permanen turut mempercepat rambatan api di lingkungan padat penduduk.
Dampaknya langsung terasa bagi warga yang rumahnya terbakar dan orang-orang di sekitar pool. Kebakaran juga melibatkan kendaraan Damri yang berada di area tersebut, sementara petugas perlu menjangkau permukiman melalui akses yang sempit.
Api menjalar ke permukiman
Wadanton Dua Damkarmatan Kota Bandung, Gunawan Suryadi, mengatakan petugas mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran. Armada itu berasal dari Mako Pusat serta UPT Wilayah Barat, Timur, Selatan, dan Utara.
Petugas bekerja lebih dari satu jam hingga berhasil melokalisasi api. Setelah kobaran utama dikendalikan, mereka melanjutkan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Namun, akses menuju rumah warga yang terbakar menyulitkan pekerjaan petugas. Angin kencang juga membuat api lebih mudah merambat dan menambah tantangan selama pemadaman.
Hambatannya nyata. Petugas harus menangani area pool sekaligus menjaga api tidak menyebar lebih jauh ke rumah-rumah di sekitarnya.
Keterangan soal dampak kebakaran
Jumlah rumah terdampak yang disebut dalam laporan berbeda. Keterangan utama dari Damkarmatan Kota Bandung menyebut 12 rumah terbakar, sedangkan keterangan Kapolsek Cicendo AKP Darno yang disampaikan dalam laporan pembanding menyebut 13 rumah terdampak berdasarkan informasi dari ketua RT.
Perbedaan angka itu berkaitan dengan penyebutan dampak rumah: 12 rumah disebut terbakar dalam laporan utama, sementara 13 rumah disebut terdampak dalam keterangan kepolisian. Untuk kendaraan, keterangan yang tersedia sama-sama menyebut sekitar 10 bus terbakar.
AKP Darno juga menyampaikan bahwa dugaan sementara titik awal api berada di area bus. Namun, penyebab kebakaran masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Keterangan tersebut belum memastikan bagaimana api bermula.
Dalam laporan pembanding, Darno menyebut seorang warga mengalami sesak napas dan mendapat penanganan petugas ambulans. Sementara itu, keterangan Damkarmatan yang menjadi sumber utama menyatakan kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa.
Petugas lanjutkan pendinginan
Penanganan belum berhenti setelah api utama padam. Petugas masih melakukan pendinginan di lokasi untuk mencegah bara tersisa memicu api kembali.
Bagi warga sekitar, proses itu menjadi tahap penting setelah api meluas dari pool ke rumah-rumah. Pemeriksaan lanjutan atas penyebab kebakaran juga diperlukan untuk menjelaskan awal kejadian, sementara petugas menyelesaikan penanganan di area terdampak.











































📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.