Senin, 9 November 2026 WIB
TEKNOLOGI

Wahana PROMISE NASA: Target Bulan 2028, Misi 18 Bulan

Wahana PROMISE NASA mengebor regolit di Kutub Selatan Bulan
Ilustrasi rover PROMISE yang dirancang meneliti regolit di Kutub Selatan Bulan. (Ilustrasi: AI)

MOSKOW — Wahana PROMISE NASA ditargetkan mendarat di Kutub Selatan Bulan pada 2028 untuk meneliti es dan sumber daya setempat. Rover bertenaga nuklir ini dirancang menjalankan misi selama 18 bulan.

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) sedang mengembangkan wahana beroda enam itu dengan instrumen ilmiah dan perangkat demonstrasi teknologi. Peluncurannya ditargetkan pada akhir 2028.

Wahana PROMISE NASA membawa alat pengebor

Rover PROMISE akan membawa alat pengebor untuk mengambil regolit, yakni lapisan material yang menutupi permukaan Bulan. Sampel itu akan digunakan untuk mempelajari es dan sumber daya lain di satelit alami Bumi tersebut.

Penelitian di kutub selatan berpusat pada material yang dapat diambil langsung dari permukaan. Dengan mengebor regolit, wahana dapat mengumpulkan sampel untuk dianalisis selama misi berlangsung.

NASA menyebut PROMISE sebagai Wahana Penjelajah Kutub untuk Pengamatan, Pemetaan, dan Penjelajahan In-Situ. Istilah in-situ berarti pengamatan atau penelitian dilakukan langsung di lokasi, bukan hanya dari jarak jauh.

Rancangan enam roda memungkinkan rover bergerak di permukaan Bulan sambil membawa instrumen penelitian. NASA juga menyertakan perangkat untuk demonstrasi teknologi, meski rincian perangkat tersebut tidak dijabarkan dalam pengumuman.

Kontrak dasar untuk Blue Origin

NASA memberikan kontrak dasar senilai 94 juta dolar AS kepada Blue Origin untuk mengirimkan PROMISE ke Kutub Selatan Bulan. Perusahaan antariksa yang didirikan Jeff Bezos itu berbasis di Amerika Serikat.

Nilai kontrak dan sasaran misi memberi gambaran tentang dua pekerjaan yang harus berjalan beriringan: menyiapkan rover untuk penelitian serta mengantarkannya ke permukaan Bulan. Target pendaratan pada 2028 juga menjadi jadwal penting bagi pengembangan wahana tersebut.

Bagi penelitian Bulan, fokus pada es dan sumber daya lokal dapat membantu menjawab apa saja yang tersedia di kawasan kutub selatan. PROMISE dirancang mengambil material dari permukaan untuk dipelajari, sehingga misi ini membawa kegiatan eksplorasi lebih dekat ke sampel yang diteliti.

NASA merencanakan operasi wahana selama 18 bulan. Dalam rentang itu, PROMISE akan menjalankan pengamatan dan pemetaan serta mendemonstrasikan teknologi yang dibawanya.

Target peluncuran pada akhir 2028

Pengembangan PROMISE masih berlangsung. NASA menargetkan peluncuran pada akhir 2028, sementara wahana itu direncanakan mendarat di Kutub Selatan Bulan pada tahun yang sama.

Urutan tersebut menempatkan peluncuran dan pendaratan sebagai tahapan berbeda dalam misi. Setelah tiba di permukaan, rover akan menggunakan alat pengebor untuk mengambil regolit dan mempelajari es serta sumber daya lain.

NASA belum mengumumkan rincian tambahan mengenai jadwal operasi di permukaan. Durasi misi yang telah ditetapkan dalam rencana adalah 18 bulan.

(AP)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuKuis Sejarah Hari Pahlawan: 10 Soal Pertempuran Surabaya 1945, Berapa Skormu? →
TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis